TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Bali United FC kembali menambah kekuatan untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Kali ini, Serdadu Tridatu resmi memperkenalkan gelandang asal Brasil, Queven da Silva Inacio, sebagai rekrutan anyar yang akan memperkokoh lini tengah skuad asuhan Johnny Jansen.
Pengumuman perekrutan pemain berusia 27 tahun tersebut disampaikan secara resmi pada Selasa 14 Juli 2026.
Kehadiran Queven menjadi bagian dari upaya Bali United membangun komposisi tim yang lebih kompetitif setelah melakukan perombakan besar-besaran menjelang musim baru.
Dilansir dari situs resmi klub, Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri, menjelaskan bahwa Queven dipilih berdasarkan kebutuhan tim, terutama untuk meningkatkan kualitas permainan di sektor tengah.
"Kami dari manajemen dan tim kepelatihan terus menyiapkan komposisi terbaik kami jelang musim kompetisi yang baru, salah satunya adalah mendatangkan gelandang baru untuk Bali United. Kami melihat Queven memiliki kualitas di lini tengah dan harapannya bisa segera beradaptasi hingga memberikan prestasi terbaiknya untuk tim ini," ujar Yabes Tanuri.
Baca juga: Bali United Resmi Datangkan Remco Balk, Simak Profil Pemain Asal Belanda Ini!
Sebelum bergabung dengan Bali United, Queven memperkuat klub Thailand, Chonburi FC. Bersama klub tersebut, ia tampil konsisten sepanjang musim 2025/2026.
Dari 23 pertandingan, gelandang bertinggi 176 sentimeter itu mampu mencatatkan 5 gol dan 5 assist, sebuah statistik yang menunjukkan kemampuannya tidak hanya menjaga keseimbangan permainan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap produktivitas tim.
Catatan tersebut membuat Bali United kepincut untuk memboyong pemain berkaki dominan kiri itu ke Indonesia.
Dilansir dari Transfermarkt, Queven memiliki nama lengkap Queven da Silva Inacio.
Ia lahir di Palmeira d'Oeste, Sao Paulo, Brasil, pada 21 November 1998.
Pada usia 27 tahun, Queven dikenal sebagai gelandang modern yang mampu bermain di beberapa posisi sekaligus.
Posisi utamanya adalah gelandang tengah, namun ia juga dapat dimainkan sebagai gelandang bertahan maupun gelandang serang, sehingga memberikan banyak pilihan taktik bagi pelatih Johnny Jansen.
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Queven saat ini mencapai sekitar Rp5,21 miliar, dengan pembaruan terakhir pada Mei 2026.
Perjalanan sepak bola Queven dimulai dari akademi Mirassol U-20 di Brasil pada 2016.
Berkat penampilan impresifnya di level junior, ia berhasil menembus tim senior sebelum memulai perjalanan panjang bersama sejumlah klub di negaranya.
Beberapa klub yang pernah diperkuat Queven di Brasil antara lain:
Pengalaman bermain di berbagai klub tersebut membentuk karakter Queven sebagai gelandang pekerja keras dengan kemampuan distribusi bola yang baik.
Sebelum merapat ke Asia Tenggara, Queven juga sempat merasakan atmosfer sepak bola Eropa.
Ia memperkuat FC Shkupi di Liga Makedonia Utara, kemudian melanjutkan karier bersama FC Ballkani, salah satu klub papan atas Kosovo yang cukup dikenal di kompetisi Eropa.
Pengalaman bermain di dua liga berbeda tersebut menjadi modal berharga sebelum akhirnya melanjutkan karier di Thailand bersama Chonburi FC.
Kini, petualangan baru menantinya di Indonesia bersama Bali United.
Kehadiran Queven diperkirakan akan memberikan dimensi baru bagi permainan Bali United.
Dengan kemampuan bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, hingga gelandang serang, pemain berkaki kiri tersebut menawarkan fleksibilitas yang dibutuhkan Johnny Jansen dalam menerapkan berbagai skema permainan.
Selain piawai mengatur tempo, Queven juga dikenal memiliki visi umpan yang baik, kemampuan membawa bola dari lini kedua, serta ancaman melalui tendangan jarak jauh.
Kombinasi pengalaman di Brasil, Eropa, dan Liga Thailand membuatnya diharapkan mampu beradaptasi lebih cepat dengan atmosfer kompetisi Super League Indonesia.
Kini menarik dinantikan bagaimana kontribusi Queven da Silva Inacio bersama Serdadu Tridatu saat mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.
(*)