Aisyiyah Turi Lamongan Olah Limbah Lemon Jadi Produk Pembersih Bernilai Ekonomi
Cak Sur July 14, 2026 02:04 PM

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pemberdayaan ekonomi perempuan di Lamongan, Jawa Timur (Jatim), kini memasuki babak baru. Anggota Aisyiyah Cabang Turi sukses mengolah limbah kulit dan ampas lemon sisa produksi minuman herbal, menjadi produk pembersih rumah tangga bernilai ekonomi tinggi.

Melalui program pendampingan intensif dari tim pengabdian masyarakat, para ibu rumah tangga ini dibekali dengan berbagai keterampilan praktis.

Program tersebut tidak hanya mengajarkan teknik pengolahan limbah, tetapi juga memperkuat kapasitas manajemen usaha mikro bagi para peserta agar mampu mandiri secara finansial.

Inovasi Produk Pembersih ASRI dari Ekstrak Lemon

Pemanfaatan sisa lemon ini menghasilkan tiga produk unggulan berkualitas dengan merek ASRI (Aisyiyah Turi). Produk-produk ramah lingkungan tersebut meliputi:

  • ASRI Sabun Mandi Cair
  • ASRI Sabun Cuci Piring
  • ASRI Pembersih Lantai

Proses produksinya dimulai dengan membersihkan dan mengekstrak kulit serta ampas lemon.

Hasil ekstraksi tersebut kemudian dicampur dengan bahan pendukung lainnya hingga menjadi formula pembersih.

Selama proses pembuatan, para emak-emak terlibat langsung dari tahap pencampuran, pengadukan menggunakan mesin, hingga proses pengemasan botol.

Edukasi Keuangan Lewat "Green Accounting Mikro"

Selain aspek produksi, tim pengabdian juga memberikan pelatihan Green Accounting Mikro dan literasi UMKM.

Pelatihan dikemas secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, serta simulasi menarik seperti praktik "Dompet Bocor" untuk menyusun pembukuan kas sederhana.

Melalui materi ini, para peserta diajarkan pentingnya beberapa hal berikut:

  1. Memisahkan keuangan rumah tangga dengan keuangan usaha.
  2. Menghitung harga pokok penjualan (HPP) secara akurat.
  3. Mencatat biaya pembelian bahan baku dan hasil penjualan secara disiplin.

Untuk mendukung keberlanjutan usaha pasca-pendampingan, Aisyiyah Cabang Turi juga menerima bantuan sarana Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa peralatan produksi skala mikro.

Komitmen Keberlanjutan Usaha Aisyiyah Turi

Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Turi, Isnawati, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pelaksanaan program kemitraan yang produktif ini.

"Kami benar-benar merasakan manfaat dari seluruh rangkaian kegiatan. Tidak hanya belajar mengolah limbah lemon menjadi produk bernilai ekonomi, kami juga memahami cara mengelola usaha, pencatatan keuangan, hingga pemasaran digital," ujar Isnawati.

Isnawati berharap, bantuan peralatan produksi dan ilmu yang didapatkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi anggota Aisyiyah Turi, sekaligus memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.