Pemerintah Dubai berinisiatif menyiapkan dan mendistribusikan mesin roti yang bisa beroperasi selama 24 jam. Mesin tersebut diluncurkan agar rakyatnya tak kelaparan.
Setiap negara memiliki kebijakan tersendiri untuk memerangi masalah kelaparan warganya. Kebijakan tersebut biasanya dibentuk berdasarkan kondisi geografis, iklim, sumber daya lokal, serta demografi masyarakat setempat.
Baru-baru ini, pemerintahan Dubai meluncurkan fasilitas unik untuk membantu rakyat. Secara global, Dubai mungkin terkenal dengan kemewahannya. Namun, di kawasan ini juga masih banyak masyarakat dengan kondisi rentan.
Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang bertanggung jawab atas proyek ini mengukuhkan sebuah inisiatif kemanusian, yaitu menyediakan dan mendistribusikan roti gratis selama 24 jam untuk warga yang membutuhkan.
Lewat yayasannya, The Mohammed bin Rashid Global Centre for Endowment Consultancy (MBRGCEC), inisiatif ini diberi nama 'Roti untuk semua' atau 'Bread for all.'
Dilansir dari en.clickpetroleoegas.com.br (12/7), inisiatif ini sebenarnya telah beroperasi sejak tahun 2022. Selain menyediakan roti, mesin tersebut juga membantu memanggang roti sehingga bisa dinikmati dalam keadaan hangat dan segar.
Begini bentuk mesin roti otonatis 24 jam di Dubai. Foto: en.clickpetroleoegas.com.br
|
Mesin ini pun ditempatkan di berbagai gerai di Dubai. Tanpa bergantung pada jam operasional atau bantuan dari manusia, mesin tersebut benar-benar menyediakan roti selama tujuh hari dalam seminggu tanpa henti.
Projek kemanusiaan ini datang dari ambisi sang Emir, untuk memastikan bahwa tidak ada seorang warga yang tidur dalam keadaan lapar. Jika warganya kelaparan, mesin roti gratis ini bisa menjadi tujuan yang tepat dan cepat.
Lebih dari sekadar mendistribusikan makanan, proyek ini dirancang untuk melindungi para penerima bantuan. Kehadiran mesin roti otomatis ini sengaja dibuat untuk merahasiakan siapapun warga yang membutuhkan.
Banyak orang sebenarnya menghadapi situasi rentan tetapi mereka menghindari mencari bantuan karena takut dihakimi.
Tujuan proyek ini adalah memerangi kelaparan tanpa mengekspos orang yang membutuhkan bantuan. Kehadiran mesin otomatis tersebut juga menghindari antrean panjang atau tatapan muka langsung. Jadi, cukup datang dan ambil roti gratis lewat mesin.
Selain mendistribusikan roti, mesin ini juga menerima donasi dari orang lain. Inisiatif ini memang melibatkan anggota komunitas dan siapa saja yang ingin beramal.
Mesin ini tersedia untuk seluruh warga yang membutuhkan. Foto: madhyamamonline.com
|
Para kontributor dapat menyumbang langsung ke mesin tersebut di mana pun mereka berada atau bahkan memasang mesin itu sendiri.
Desain ini mendukung proyek dalam jangka panjang. Dengan memungkinkan siapa pun untuk berkontribusi, "Bread for all" mengandalkan model kerja amal yang modern dan berkelanjutan
Bread for All juga bekerja sama dengan supermarket Aswaaq untuk memasang mesin roti pintar di beberapa cabang, seperti Al Mizhar, Al Warqa'a, Mirdif, Nad Alsheba, Nadd Al Hamar, Al Qouz, and Al Bada'a.
Mesin ini mudah digunakan. Warga hanya perlu menekan tombol 'pesan' dan tunggu beberapa saat. Mesin akan memproduksi roti hangat dan langsung mengeluarkannya begitu selesai.
Menurut Dubai Scoops, untuk mendapatkan roti ini masyarakat harus memindai Kartu Identitas Emirates mereka di supermarket dan masjid-masjid terpilih yang berpartisipasi.







