Bupati Tolikara Perintahkan Warga Rekam dan Laporkan Aparat Tukang Judi
Marius Frisson Yewun July 14, 2026 02:28 PM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA – Bupati Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Willem Wandik, menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik perjudian, penyalahgunaan narkoba, minuman keras (miras), serta berbagai aktivitas yang dinilai dapat merusak moral dan masa depan generasi muda di sana.

Komitmen tersebut disampaikan Willem Wandik saat memimpin inspeksi mendadak (sidak) bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tolikara, Polres Tolikara, Kodim 1716/Tolikara, Ketua Wilayah Toli Pdt. Yeremias Wandik, serta Ketua Klasis Pdt. Agus Kogoya di kawasan Jalan Irian dan Gurikme, Karubaga, Senin (13/7/2026).

Dalam kesempatan itu, bupati menyoroti maraknya praktik perjudian, seperti togel, judi online, permainan dadu, hingga peredaran minuman keras yang dinilai menjadi ancaman serius bagi perkembangan generasi muda Papua Pegunungan.

Baca juga: Takut Musik Leluhur Punah, Mimika Genjot Pelatihan Tifa Bagi Pemuda Adat

"Kabupaten ini hadir untuk membangun masa depan orang Papua, bukan membiarkan generasi muda kehilangan harapan. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, anak-anak kita akan tertinggal, sementara masa depan Tolikara akan diisi oleh orang lain yang menjadi ASN maupun pengusaha," tegas Willem Wandik.

Menurutnya, tidak ada satu pun bentuk perjudian yang mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Sebaliknya, aktivitas tersebut hanya menimbulkan kerugian ekonomi, memicu konflik sosial, dan menurunkan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, Willem juga mengajak masyarakat untuk mulai meninggalkan kebiasaan yang berdampak buruk terhadap kesehatan, seperti konsumsi rokok dan pinang secara berlebihan, terlebih jika tidak disertai dengan pekerjaan maupun penghasilan yang memadai.

Baca juga: Tolak Malu Soal Angka HIV, Bupati Jayawijaya Perintahkan Bongkar Data Riil

"Kalau kita tidak memiliki kesadaran untuk meninggalkan kebiasaan buruk ini, ketika sakit yang akan menanggung beban adalah keluarga. Karena itu, mari hidup bersih, tertib, dan menjauhi hal-hal yang tidak membawa manfaat," ujarnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika dan barang-barang terlarang lainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga Tanah Papua dan melindungi generasi penerus dari berbagai pengaruh negatif.

Tidak hanya masyarakat umum, Willem Wandik juga memberikan peringatan keras kepada aparatur pemerintah di tingkat distrik dan kampung agar tidak terlibat dalam praktik perjudian.

Baca juga: Andalkan Anak Muda, Partai Garuda Papua Pegunungan Amankan 14 Kursi Legislatif Hasil Pemilu

"Jika ada kepala distrik atau aparat kampung yang masih bermain judi togel, silakan masyarakat merekam dan melaporkannya kepada pemerintah. Kami akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Ia menegaskan, tugas kepala distrik dan aparat kampung adalah melayani masyarakat, menjaga keamanan, serta membina kehidupan sosial di wilayah masing-masing, bukan menghabiskan waktu untuk berjudi atau berkeliaran di luar wilayah tugas.

"Jangan berkeliaran di kota tanpa alasan. Aparat distrik dan kampung harus berada di wilayah tugasnya untuk melayani masyarakat," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara agar menjaga integritas dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Baca juga: Pemkab Jayapura Matangkan Persiapan Festival Danau Sentani, Bidik Peningkatan Ekonomi dan Wisata

Dikatakan ASN yang terlibat tindak pidana dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemberhentian sementara apabila telah berstatus sebagai tersangka sebagaimana diatur dalam Pasal 53 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap langkah penertiban tersebut mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus melindungi generasi muda dari pengaruh perjudian, narkoba, minuman keras, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.