Calon Rookie of The Year Moto3, Mantan Manajer Marquez Bikin Uriarte Rendah Hati setelah Mulai Tahu Caranya Menang
Wahid Fahrur Annas July 14, 2026 02:33 PM

Gold and Goose/AJO.FI
Brian Uriarte finis pertama di depan Maximo Quiles pada balapan Moto3 Jerman 2026.

BOLASPORT.COM - Pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, mulai mengetahui caranya memenangkan balapan dalam musim pertamanya pada Moto3 2026.

Uriarte menunjukkan ketenangan balap dan semakin memperlihatkan kapasitasnya sebagai pembalap juara dunia pada level junior.

Pembalap 17 tahun itu sudah memenangkan dua balapan dan satu podium lainnya meski sempat kesulitan dalam mengawali musim.

Penampilan Uriarte bahkan sempat diragukan dalam lima balapan awal musim ini.

Uriarte baru menunjukkan kekuatannya pada balapan seri keenam GP di Catalunya dengan hasil finis keempat.

Namun, hasil tersebut didiskualifikasi karena ditemukan pelanggaran teknis terkait penggunaan oli ilegal pada motornya.

Meski begitu, hukuman tersebut tak mematahkan semangatnya dan langsung membayarnya pada seri selanjutnya dengan memenangkan balapan GP Italia.

Setelah itu, Uriarte cenderung paling konsisten dalam lima balapan terakhir daripada dua rival rookie pesaingnya, Veda Ega Pratama dan Hakim Danish.

Uriarte senang memenangkan Moto3 Jerman dengan hasil mengalahkan sang kandidat juara dunia, Maximo Quiles.

Akan tetapi, dia berusaha tetap rendah hati berdasarkan arahan mentornya yang merupakan mantan manajer Marc Marquez yakni Emilio Alzamora.

"Emilio (Alzamora) membuat saya tetap rendah hati. Pada akhirnya, kamu harus siap menghadapi apa pun," kata Uriarte kepada AS.com, dilansir BolaSport.com.

Uriarte rendah hati dan sudah mulai tahu caranya menang yang tentu memiliki peluang untuk mencetak kemenangan-kemenangan selanjutnya.

"Kemenangan pertama agak mengejutkan, tetapi sekarang aku sudah menang, saya tahu bagaimana rasanya menang."

"Sudah saatnya menerima bahwa saya telah menang dan kita pasti akan merayakannya," ujar juara dunia Red Bull Rookies Cup dan JuniorGP itu.

Uriarte kemudian menceritakan pertarungannya melawan Maximo Quiles.

 "Yah, saya bekerja keras, saya tidak tahu apakah saya bekerja lebih keras daripada orang lain, tetapi saya bekerja sangat keras. Dan itulah yang membuahkan hasil," kata Uriarte.

"Saya benar-benar mendorong diri saya untuk mencoba menjadi lebih baik setiap hari, dan bukan hanya dalam balapan ini, tetapi saya telah bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan dan itu membuahkan hasil."

"Saya pikir hari ini kami menunjukkan bahwa kami cepat, bahwa kami dapat bersaing melawan calon juara dunia, dan sebenarnya, dia sangat berbakat."

"Dia (Quiles) menunjukkannya dengan sangat jelas tahun ini, dan bagi saya, ini adalah kehormatan sejati untuk dapat bersaing dengannya."

"Dia adalah orang yang sangat, sangat cepat, dan hanya mampu bersaing dengannya, dan mengalahkannya hari ini, sungguh luar biasa."

"Tetapi hanya mampu bersaing dengannya membuat saya lebih dari puas," ujar Uriarte dengan semringah. 

 

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.