TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak dua pelajar asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 berangkat ke Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Kedua pelajar tersebut, yakni Laode Reyhan Putra Satria Korwa dari SMAN Baubau dan Waode Bintang Adisya dari SMAN 1 Kulisusu, Buton Utara.
Mereka akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra, Andrian, mengatakan pelatihan akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 21 Agustus 2026.
Selama berada di Jakarta, Reyhan dan Bintang akan bergabung dengan 74 peserta lain dari 38 provinsi.
Baca juga: 2 Siswa Wakil Sulawesi Tenggara Terpilih Paskibraka Nasional Berangkat ke Jakarta Awal Juli 2026
Setiap provinsi mengirimkan satu peserta putra dan satu peserta putri untuk menjalani pendidikan sekaligus bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.
“Pemusatan diklat akan membekali peserta dengan pelatihan fisik, kedisiplinan, dan pendidikan karakter Pancasila. Para peserta akan menjalani pembinaan melalui pembelajaran aktif oleh para profesional dan pelatihan teknis baris berbaris dari pelatih TNI/Polri dan DPPI,” jelasnya.
Sebelum berangkat ke Jakarta, kedua calon Paskibraka Nasional tersebut lebih dulu menemui Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, di ruang kerjanya, Senin (13/7/2026).
Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sultra memberikan bantuan uang saku sekitar Rp7,5 juta kepada masing-masing pelajar tersebut.
Andi Sumangerukka juga menjanjikan bonus tambahan apabila Waode Bintang dipercaya menjadi pembawa baki saat upacara pengibaran bendera di Istana Merdeka.
Baca juga: Sosok Laode Reyhan Putra dan Waode Bintang Adisya Wakili Sulawesi Tenggara Paskibraka Nasional 2026
“Kalau Waode Bintang dapat posisi jadi pembawa baki, saya akan kasih hadiah tiga kali lipat dari ini,” ujarnya.
Selain memberikan dukungan, purnawirawan TNI AD ini juga berpesan agar kedua wakil Sultra menjaga nama baik daerah selama menjalani pendidikan dan pelatihan.
Menurutnya, seluruh peserta Paskibraka Nasional merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing provinsi sehingga persaingan akan berlangsung ketat.
“Kalian terpilih mewakili Sultra, itu sebuah kebanggaan. Di sana kalian akan bertemu dan bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia. Berangkatlah dengan penuh kebanggaan dan pulang dengan kehormatan,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)