SURYA.co.id, BATU – Gelombang wisatawan yang memadati Kota Batu selama libur sekolah Juni–Juli 2026 diperkirakan belum sepenuhnya tercatat.
Meski laporan yang masuk baru berasal dari sekitar sepertiga pelaku usaha pariwisata, jumlah kunjungan sudah mendekati 400 ribu orang.
Data sementara Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat sebanyak 397.010 kunjungan wisatawan pada periode 22 Juni hingga 13 Juli 2026.
Angka tersebut diproyeksikan masih terus bertambah seiring belum masuknya laporan dari sebagian besar pelaku usaha wisata.
"Jumlah per kemarin sementara kunjungan wisatawan mencapai 397.010 orang. Data tersebut berasal dari laporan 90 usaha akomodasi atau hotel dan 49 daya tarik wisata yang masuk ke sistem kami," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, Selasa (14/7/2026).
Onny menjelaskan, laporan yang diterima baru mencakup sekitar 34,01 persen pelaku usaha pariwisata di Kota Batu.
Karena itu, jumlah kunjungan diperkirakan dapat melampaui 400 ribu wisatawan setelah seluruh data terkumpul.
Dari total kunjungan yang telah tercatat, sebanyak 359.332 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata.
Sementara itu, wisatawan yang menginap di sektor akomodasi mencapai 37.678 orang.
Sektor akomodasi sendiri mencatat tingkat keterisian kamar (okupansi) kumulatif sebesar 59,43 persen selama periode libur sekolah. Adapun okupansi harian pada akhir masa liburan berada di angka 16,62 persen.
"Jumlah tersebut belum wisatawan yang berkunjung ke usaha kuliner seperti restoran, rumah makan, maupun kafe. Kemudian data dari homestay dan vila juga belum seluruhnya masuk karena paguyuban pengelola belum menyampaikan laporan," jelasnya.
Lonjakan wisatawan selama libur sekolah juga dirasakan pengelola destinasi wisata.
Direktur Taman Rekreasi Selecta Kota Batu, Pramono, menyebut ribuan pengunjung memadati objek wisata tersebut setiap hari, dengan puncak kunjungan terjadi pada awal Juli.
"Puncak kunjungan 5 Juli 2026 lalu. Sehari ada sebanyak 7.925 wisatawan yang datang ke Selecta. Hari-hari biasanya hanya 1000 sampai 2000 pengunjung," tutur Pramono.
Meningkatnya aktivitas wisata turut berdampak pada arus lalu lintas menuju Kota Batu.
Satlantas Polres Batu mencatat volume kendaraan yang masuk meningkat sekitar 40 persen dibandingkan hari biasa selama masa libur sekolah.
"Peningkatan paling tinggi terjadi saat akhir pekan dengan tujuan utama menuju kawasan-kawasan wisata di Kota Batu," ujar Kasatlantas Polres Batu, AKP Matheus Jaka Iswantara.