Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com,BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi Gayo di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, dilaporkan mengalami kenaikan, Selasa (14/7/2026).
Meskipun harga mulai meningkat, namun hasil panen para petani dilaporkan masih menurun.
Hal ini terjadi karena para petani kopi di Gayo Lues belum memasuki musim panen raya.
Saat ini, harga kopi Gayo naik sebesar Rp 4.000 per bambu dari yang sebelumnya Rp 51.000 per bambu kini menjadi Rp 55.000 per bambu.
Meskipun kenaikannya terbilang tipis, para petani setempat menyambut baik perubahan harga tersebut.
"Hari ini harga gabah kopi kering ditampung agen seharga Rp 55.000 per bambu.
Alhamdulillah sudah naik dari harga sebelumnya yang Rp 51.000 per bambu," ujar Rusli, salah seorang petani sekaligus pengepul kopi di Blangkejeren kepada TribunGayo.com, Selasa (14/7/2026).
Menurut Rusli, hasil panen kopi di Kabupaten Gayo Lues diperkirakan baru akan melimpah saat musim panen raya pada Agustus hingga September mendatang.
Sementara saat ini, pasokan dari petani masih sangat sedikit.
Hal senada diungkapkan oleh Sulaiman, petani kopi lainnya di Kecamatan Blangjerango.
Ia bersyukur harga gabah kopi Gayo mulai naik kembali di tengah masa sebelum panen raya.
"Mudah-mudahan harga gabah kopi terus naik, terutama menjelang musim panen raya nanti.
Apalagi tanaman kopi terus dikembangkan dan dibudidayakan di Gayo Lues dalam tiga tahun terakhir ini," harapnya. (*)
Baca juga: Diduga Rem Blong, Satu Unit Mobil Box Terbalik di Rikit Gaib Gayo Lues
Baca juga: Antrean BBM di Gayo Lues Capai Ratusan Meter, Sejumlah Kendaraan Terpaksa Menginap di SPBU
Baca juga: Harga Bawang Merah di Gayo Lues Kembali Turun, Berikut Rincian Hari Ini 12 Juli 2026