TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Harga beras di Kota Blitar, Jawa Timur, merangkak naik, Selasa (14/7/2026).
Sekarang, harga eceran beras selepan di pasaran mencapai Rp 14.000 per kilogram.
Sri Rejeki, pedagang beras di Pasar Wage Kota Blitar mengatakan, harga beras mulai naik sekitar satu minggu ini.
Harga eceran beras selepan yang semula Rp 13.600 per kilogram naik menjadi Rp 14.000 per kilogram.
"Sekitar seminggu ini harga beras naik. Harga eceran beras selepan Rp 14.000 per kilogram," kata Sri.
Baca juga: Tahun Ajaran Baru, SDN Tertek 1 Pare Kediri Hanya Sambut 2 Murid Baru
Sri tidak tahu penyebab harga beras naik. Ia memperkirakan harga beras naik setelah program makan bergizi gratis (MBG) kembali beroperasi.
"Mungkin program MBG mulai jalan lagi, harga beras ikut naik," ujarnya.
Sri hanya menjual beras selepan di kiosnya. Dalam sehari, ia bisa menjual sekitar 2 kuintal beras.
"Penjualan normal, tiap hari rata-rata bisa menjual 2 kuintal beras," katanya.
Selain beras, Sri juga menjual ketan, beras merah, dan jagung. Harga ketan justru turun dari semula Rp 25.000 per kilogram sekarang menjadi Rp 23.000 per kilogram.
Sedang harga beras merah masih Rp 16.000 per kilogram.
"Kalau harga jagung lokal Rp 7.000 per kilogram," katanya.
Pedagang Pasar Legi Kota Blitar, Didik Prasetyo mengatakan, harga beras kemasan juga mengalami kenaikan.
Sekarang, harga beras premium Rp 77.500 per kemasan 5 kilogram. Sebelumnya, harga beras premium sekitar Rp 77.000 per kemasan 5 kilogram.
"Harga beras kemasan juga naik meski tidak terlalu banyak. Kenaikannya Rp 100-Rp 200 per kilogramnya," katanya.
(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)