SMAN 12 Kendari Sulawesi Tenggara Masih Buka Pendaftaran SPMB 2026 Offline, Tersedia 72 Kuota
Sitti Nurmalasari July 14, 2026 03:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - SMAN 12 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. 

Saat ini pendaftaran dilakukan secara offline dengan datang langsung ke sekolah yang berada di Jalan Jenderal MT Haryono, Lorong Praja, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari,

Hal tersebut dilakukan karena tahapan pendaftaran secara online telah ditutup pada 1 Juli 2026.

Kepala SMAN 12 Kendari, Sudarso, mengatakan penerimaan masih dibuka karena jumlah pendaftar belum mencapai kuota yang disediakan sekolah.

Sekolah menyiapkan enam rombongan belajar (rombel) dengan total daya tampung sekitar 216 siswa, karena setiap rombel terdiri dari 36 siswa.

Baca juga: Cara Melaporkan Kecurangan SPMB 2026 di Ombudsman Sulawesi Tenggara, Terima Satu Aduan

Namun, hingga saat ini, jumlah murid yang telah mendaftar baru mencapai empat rombel atau sekitar 144 orang.

“Saat ini baru terpenuhi empat rombongan belajar, sehingga masih tersedia sekitar 72 kuota atau dua rombel,” kata Sudarso kepada TribunnewsSultra.com, Selasa (14/7/2026).

Sudarso menyampaikan bagi calon siswa yang belum mendapatkan sekolah bisa memanfaatkan kesempatan tersebut. 

Pendaftaran akan tetap dibuka hingga jumlah peserta didik sesuai dengan kuota yang tersedia.

Adapun dokumen yang perlu dibawa saat pendaftaran offline ini, sama seperti persyaratan pada pendaftaran online. 

Baca juga: Cek Sekolah Masih Buka Kuota SPMB Mulai 9 Juli, Pendaftar SMA dan SMK di Sulawesi Tenggara Kurang

Berkas tersebut di antaranya Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran hingga surat keterangan lulus dari SMP atau ijazah.

“Pendaftaran akan kami buka sampai kuota mencukupi. Jika jumlah siswa sudah memenuhi daya tampung, maka proses penerimaan akan ditutup,” jelasnya.

Sementara itu, SMAN 12 Kendari saat ini sedang melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sesuai petunjuk teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

Kegiatan tersebut berlangsung mulai 13 hingga 17 Juli 2026 bertajuk MPLS Ramahm diisi dengan berbagai materi untuk membangun karakter peserta didik baru. 

Selain pengenalan lingkungan sekolah, siswa juga mendapatkan edukasi terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba dan tawuran yang disampaikan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Lupa Password dan Email Akun Jadi Kendala Pendaftaran SPMB SMA-SMK Sulawesi Tenggara, Ini Solusinya

“Kegiatan tersebut juga menjadi ajang pengenalan budaya sekolah, fasilitas, serta lingkungan belajar di SMAN 12 Kendari,” ujarnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.