Pemprov Ubah Konsep Rekrutmen Staf Khusus, Kini jadi Program Magang Kalteng Future Leader
Sri Mariati July 14, 2026 03:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atau Pemprov Kalteng, merekrut staf khusus dari kalangan anak muda dipastikan mengalami perubahan konsep.  

Program tersebut kini berganti nama menjadi Kalteng Future Leader, dan akan dikemas sebagai program magang yang melibatkan mahasiswa untuk memberi masukan bagi pemerintah daerah. 

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng M Reza Prabowo mengatakan, perubahan konsep dilakukan setelah pemerintah melakukan kajian terhadap dasar hukum dan regulasi program tersebut. 

"Kemarin kami harus memikirkan segala sesuatunya, mulai dari dasar hukum hingga regulasinya. Karena itu, program yang sebelumnya disebut staf khusus kini kami ubah namanya menjadi Kalteng Future Leader. Jadi konsepnya lebih seperti program magang," kata Reza kepada Tribunkalteng.com, Selasa (14/7/2026). 

Menurutnya, penggunaan istilah staf khusus dinilai kurang tepat karena dalam struktur pemerintahan telah terdapat mekanisme dan jabatan tersendiri. 

"Kalau menggunakan istilah staf khusus, mohon maaf, di pemerintahan kan sudah ada struktur organisasinya," ujarnya. 

Reza menjelaskan, gagasan yang diinginkan Gubernur Kalimantan Tengah sebenarnya adalah membuka ruang bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

Melalui program tersebut, peserta magang nantinya dapat menyampaikan gagasan maupun masukan terkait berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga bidang lainnya. 

"Nantinya para peserta magang ini sudah kami siapkan sistemnya. Jadi apabila mereka memiliki saran atau masukan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, maupun sektor lainnya, semuanya bisa kami himpun," katanya. 

Ia menambahkan, Gubernur Kalteng juga berharap keterlibatan para peserta tidak hanya berlangsung dalam waktu singkat.  

Mahasiswa yang mengikuti program ini diharapkan tetap dilibatkan hingga akhir masa kepemimpinan gubernur sebagai bagian dari upaya menghadirkan perspektif kalangan akademisi dalam penyusunan kebijakan. 

"Gubernur bahkan berharap hingga akhir masa kepemimpinannya, rekan-rekan mahasiswa ini tetap terus dilibatkan dan dimintai saran serta masukannya. Karena mereka adalah kalangan akademisi yang juga sedang belajar. Segala informasi yang mereka dapatkan di lapangan juga diharapkan bisa lebih cepat tersampaikan kepada kami di pemerintah," ujarnya. 

Baca juga: Pemprov Kalteng Benahi Pengelolaan Rumah Dinas, Penghuni yang Tak Lagi Berhak Wajib Bayar Sewa

Baca juga: Pemprov Kalteng Siap Bantu Pulangkan Warga Barito Selatan Korban TPPO di Kamboja

Terkait jadwal pelaksanaan, Reza memastikan seluruh persiapan program pada dasarnya telah rampung dan kini tinggal menunggu pengumuman resmi. 

"Segera. Untuk persiapannya sebenarnya sudah selesai, tinggal diumumkan saja. Dalam waktu dekat akan segera kami umumkan," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.