Kanwil DJPb Bengkulu Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Kaur, Progres Lampaui Target & Segera Beroperasi
Hendrik Budiman July 14, 2026 03:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. 

Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan fisik sekolah tersebut telah mencapai 93,69 persen atau melampaui target yang telah direncanakan sebelumnya.

Capaian tersebut diketahui saat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan di Desa Cucupan, Kecamatan Tetap, pada 9 Juli 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai berfungsi pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027.

Pada tahap awal operasional, Sekolah Rakyat Kaur akan menerima sebanyak 270 siswa baru yang akan mengikuti proses pembelajaran di lingkungan pendidikan berkonsep terpadu.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, mengatakan pembangunan sekolah berlangsung lebih cepat dari target sehingga berbagai persiapan kini difokuskan pada penyelesaian fasilitas pendukung sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang dirancang untuk mendukung proses pendidikan secara menyeluruh.

“Fasilitas utama seperti gedung sekolah, asrama siswa, rumah dinas guru, masjid, hingga dapur telah tersedia sebagai bagian dari konsep pendidikan terpadu yang diterapkan di Sekolah Rakyat,” ujarnya dalam rilis DJPb, Senin (13/7/2026) malam.

Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat di daerah.

Selain memberikan manfaat di sektor pendidikan, pembangunan proyek tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Baca juga: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Titip Pesan kepada Guru, Sambut Peserta Didik Baru dengan Kasih Sayang

Proyek yang didukung pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai pagu mencapai Rp504,8 miliar itu telah membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.

Tercatat sebanyak 1.360 tenaga kerja harian terlibat dalam proses pembangunan sejak proyek dimulai. Keterlibatan tenaga kerja lokal tersebut diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Kaur selama proses konstruksi berlangsung.

Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu menegaskan akan terus mengawal pemanfaatan anggaran negara agar seluruh proyek strategis yang didanai APBN dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara kolaboratif bersama berbagai pihak, pemerintah berharap seluruh sarana dan prasarana Sekolah Rakyat dapat berfungsi optimal saat mulai beroperasi.

Keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kaur diharapkan menjadi salah satu upaya pemerataan layanan pendidikan di Provinsi Bengkulu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Dengan hampir rampungnya pembangunan fisik serta kesiapan fasilitas utama, Sekolah Rakyat Kaur kini memasuki tahap akhir penyelesaian sebelum resmi membuka layanan pendidikan bagi ratusan peserta didik pada tahun ajaran baru. 

Pemerintah optimistis kehadiran sekolah ini akan menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi muda yang unggul sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Bengkulu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.