TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO- Pedagang sembako di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, mengeluhkan kenaikan sejumlah harga kebutuhan bahan pokok, Selasa (14/7/2026).
Kebutuhan bahan pokok yang naik adalah beras, telur ayam, daging ayam, dan sayur-sayuran.
Sedangkan harga daging sapi, tahu dan tempe stabil.
Seorang pedagang sembako, Ian (30) mengatakan, saat ini yang melonjak tinggi telur ayam.
Harga telur ayam sempat turun saat libur sekolah Rp 22 ribu - Rp 23 Ribu per kilogram, kini kembali naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram.
"Jadi turun itu saat libur sekolah, program MBG libur. Tapi ini naik lagi," katanya kepada tribunbanyumas.com.
Ian mengatakan, selain telur, kebutuhan bahan pokok yang sedang tinggu juga beras harganya sekira Rp 16 ribu per kilogram.
Tetapi beras memang sudah dari sejak dua bulan lalu.
Sedangkan untuk minyak goreng stabil di harga Rp 23 ribu yang kemasan
"Yang terpengaruh MBG di pedagang sembako itu telur. Kami mending MBG libur harga turun, pasarnya rame daya beli meningkat," ungkapnya.
Pedagang sembako lain, Sikin (58) mengatakan, harga telur memang sempat turun di tiga minggu terakhir menjadi Rp 19.500 per kilogram.
Tetapi kini harganya sudah naik lagi menjadi Rp 23.500 per kilogram.
Baca juga: Dompet Dilempar Suami ke Atap, Wanita di Purwokerto Minta Bantuan Damkar untuk Ambil
Harga kebutuhan bahan pokok yang juga tinggi beras, premium Rp 17 ribu per kilogram dan medium Rp 14.500 per kilogram.
"Kenaikan harga telur sudah tiga hari terakhir. Mungkin stok di kandang habis karena diborong MBG. Kalau stoknya sedikit harga pasti naik," jelasnya.
Sikin mengungkapkan, dia sendiri lebih suka saat harga telur ayam murah karena daya beli masyarakat meningkat.
Saat harga murah dia bisa menjual 15 peti, sedangkan saat harga mahal hanya terjual 8- 10 peti.
"Lauk yang paling mudah itu kan telur, jadi kalau harga murah banyak yang beli. Saya berharapnya harganya selalu stabil," ungkapnya. (fba)