Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng 6 Ton per Hektare Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Regina Goldie July 14, 2026 04:08 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan target peningkatan produktivitas padi hingga 6 ton per hektare merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pernyataan itu disampaikan Anwar Hafid saat membuka Rapat Koordinasi Perluasan Penerapan Budidaya Padi Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PMAAS) menuju 1 juta hektare.

Serta Program Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2026 di Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah, Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa (14/7/2026).

Anwar mengatakan, Sulawesi Tengah mendapat mandat dari pemerintah pusat sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan dan energi nasional. 

Amanah tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program unggulan Berani Panen Raya.

Baca juga: Diskominfo Donggala Gandeng BSSN, Terapkan Sertifikat Elektronik demi Amankan Layanan Digital Pemkab

“Alhamdulillah, Sulawesi Tengah mendapat bagian sebagai daerah penyangga ketahanan pangan nasional dan energi. Kemudian kami breakdown dalam visi misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program Berani Panen Raya,” ujar Anwar.

Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah juga telah menindaklanjuti program tersebut melalui berbagai upaya peningkatan kesejahteraan petani di daerah masing-masing.

Karena itu, Pemprov Sulawesi Tengah menetapkan target produktivitas padi mencapai rata-rata 6 ton per hektare sebagai sasaran yang realistis dan dapat diwujudkan melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga: MPLS Siswa Baru Tandai Operasional Perdana SMPN 7 Banawa di Donggala

“Langkah nyata kita adalah menargetkan 6 ton per hektare. Mudah-mudahan target minimal ini bisa terlaksana sehingga meningkatkan produktivitas petani dan pada akhirnya petani kita bisa lebih sejahtera,” katanya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani.

Terus diperkuat agar target tersebut dapat tercapai dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan masyarakat tani di Sulawesi Tengah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.