TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Operasi SAR kasus kecelakaan laut yang menimpa sebuah kapal pompong di perairan Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, resmi ditutup, Senin (14/7/2026).
Operasi SAR ditutup setelah pelaksanaannya digelar selama 7 hari.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (7/7/2026) ini, 3 orang selamat, sementara 4 orang menjadi korban.
Satu orang korban berhasil ditemukan pada hari pertama kejadian. Dia adalah Desmon (44).
Berikutnya, korban Ilham Syahputra (29) dan seorang petugas Bea Cukai, Aditia (27), ditemukan dalam operasi pencarian lanjutan.
Sementara satu orang lagi, Febri (30), masih belum ditemukan sampai hari ketujuh pelaksanaan operasi kemarin.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polairud, KSOP, perusahaan, hingga tim penyelam dan dibantu masyarakat, telah dikerahkan secara maksimal untuk melakukan pencarian.
"Pada pukul 18.10 WIB kemarin, tim melaksanakan debriefing bersama seluruh unsur terkait dan keluarga. Berdasarkan hasil evaluasi, operasi yang telah berlangsung selama tujuh hari, diusulkan untuk ditutup dan dilanjutkan dengan tahap pemantauan," kata Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, Selasa (14/7/2026).
Baca juga: Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Satu Tewas dan Tiga Orang Masih Hilang
Seluruh unsur yang terlibat disebutkan Budi, telah dikembalikan ke instansi masing-masing.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal dalam upaya pencarian korban sejak hari pertama operasi," jelas Budi
Diketahui, kapal pompong yang ditumpangi para korban, sedang melakukan pemeriksaan draft survey di kapal MV HIMALA.
Kapal pompong tenggelam setelah terseret arus deras ke bawah kapal tongkang yang tengah bersandar.
Insiden itu mengakibatkan 4 dari 7 orang yang berada di atas kapal menjadi korban.
Berdasarkan informasi awal, kapal pompong yang digunakan untuk kegiatan survei berada di sisi MV HIMALA ketika arus sungai yang cukup kuat menyeret kapal ke bawah tongkang.
Pompong kemudian tenggelam dalam waktu singkat.
Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dari pihak Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Sebanyak 10 personel rescue dikerahkan ke Pelabuhan Tanjung Buton yang berjarak sekitar 103 kilometer dari Kantor SAR Pekanbaru.
(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)