Pantai Blue Lagoon di Padang Bai, Karangasem, Bali, sempat menjadi sorotan usai viral video turis lokal yang mengaku diusir pemilik warung demi wisatawan asing.
Narasi itu memicu perdebatan di media sosial. Belakangan, pemilik warung bernama Luh Putu Susiani memberikan klarifikasi.
Ia menyebut tidak pernah mengusir pengunjung, melainkan hanya meminta rombongan tersebut tidak bermain kartu terlalu lama setelah selesai makan karena kapasitas meja terbatas dan ada pengunjung lain yang datang.
Ia juga menegaskan area pantai merupakan ruang publik dan tidak pernah melarang orang beraktivitas di sana. Terlepas dari polemik tersebut, Blue Lagoon memang punya banyak daya tarik yang membuat wisatawan tetap berdatangan.
Berikut fakta-fakta menariknya:
1. Berada di Teluk Kecil yang Tersembunyi
Pantai Blue Lagoon terletak di sebelah timur Pelabuhan Padang Bai. Posisi pantai yang berada di teluk kecil membuat ombak relatif lebih tenang dibandingkan dengan beberapa pantai lain di pesisir timur Bali.
Walau terlihat tersembunyi, lokasinya tetap mudah dijangkau wisatawan yang datang dari arah Denpasar maupun yang baru menyeberang dari Lombok.
2. Spot Snorkeling Favorit di Bali
Blue Lagoon justru menawarkan suasana pantai kecil yang tersembunyi dengan perpaduan pasir putih dan pecahan karang. Perairannya terlindungi dari ombak besar sehingga air laut cenderung tenang dan jernih. Kondisi inilah yang membuat Blue Lagoon menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk snorkeling.
3. Alasan di Balik Nama Blue Lagoon
Pantai ini dikenal karena warna lautnya yang kerap berubah dari biru muda hingga biru kehijauan, terutama ketika terkena cahaya matahari. Perpaduan air yang jernih, pasir putih, dan pantulan sinar membuat kawasan ini terlihat semakin memesona.
4. Pesona Alam Bawah Laut
Kondisi air di Blue Lagoon yang jernih membuat jarak pandang saat snorkeling bisa mencapai sekitar 10-20 meter, terutama ketika cuaca cerah dan kondisi laut mendukung. Terdapat pula ekosistem terumbu karang yang menjadi habitat bagi beragam biota laut. Wisatawan dapat menemukan berbagai ikan tropis, mulai dari ikan badut yang populer disebut ikan Nemo, ikan angelfish, hingga belut laut.
5. Termasuk Kawasan Konservasi Laut
Blue Lagoon masuk dalam Marine Protected Area (MPA) di Karangasem sejak 2023. Artinya, kawasan ini mendapat perlindungan untuk menjaga ekosistem laut dan terumbu karangnya.
Meski sempat viral karena polemik pengusiran wisatawan, Blue Lagoon tetap menunjukkan pesonanya sebagai salah satu spot snorkeling unggulan di Bali. Hal di atas menjadi alasan banyak wisatawan terus datang ke surga tersembunyi ini.





