TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bupati Sambas, Satono, secara resmi melantik 91 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa 14 Juli 2026.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sambas juga melantik sejumlah pejabat administrator yang sebelumnya berhalangan hadir dalam pelantikan terdahulu.
Prosesi pelantikan yang ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji jabatan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.
Acara turut dihadiri Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Fery Madagaskar, serta jajaran pimpinan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sambas untuk memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus menghadirkan kepemimpinan sekolah yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan pendidikan.
"Kepala sekolah tidak hanya dituntut menjadi administrator, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan yang mampu membangun budaya belajar, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, serta mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Satono.
Ia menambahkan, kepala sekolah memiliki peran sentral sebagai pemimpin di lingkungan sekolah sekaligus agen perubahan yang bertanggung jawab menyiapkan generasi penerus bangsa.
“Kepala sekolah adalah seorang pimpinan di lingkungan sekolah, agen perubahan untuk bagaimana menumbuhkembangkan generasi anak kita yang kita harapkan sebagai estafet zuriat pemimpin masa depan,” katanya.
Satono juga menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa, daerah, maupun peradaban sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dibangun saat ini.
Karena itu, para kepala sekolah diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, integritas, disiplin, dan semangat pengabdian.
“Maju mundurnya sebuah bangsa, daerah maupun sebuah peradaban itu sangat ditentukan oleh bapak ibu sekalian. Oleh karena itu, amanah yang diemban bapak ibu sangat berat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Satono mengingatkan bahwa setiap profesi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kebaikan.
“Apapun profesi kita, mari kita manifestasikan dalam bentuk kebaikan sesuai ajaran agama masing-masing,” pungkasnya.
1. Kepala Sekolah Sebagai Perencana Program
2. Kepala Sekolah Sebagai Pelaksana Rencana Kerja
3. Kepala Sekolah Sebagai Supervisor dan Evaluator
4. Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Sekolah