MPLS 2026, Siswa di Bengkulu Selatan Kenali Lingkungan Sekolah dan Perkuat Karakter
Hendrik Budiman July 14, 2026 07:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Bengkulu Selatan telah dimulai untuk tahun ajaran baru 2026/2027.

MPLS berlangsung sejak Senin (13/7/2026) dan berakhir pada Jumat (17/7/2026) mendatang.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Selatan Syopian Ansori, mengatakan pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.

“Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan MPLS sudah memasuki hari kedua dan berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku,” ujar Ansori saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Selasa (14/7/2026).

Menurut Ansori, setiap sekolah diwajibkan menyampaikan materi-materi yang telah ditetapkan dalam pedoman pelaksanaan MPLS.

“Kami telah memberikan arahan sesuai ketentuan. Sekolah wajib menyampaikan materi yang sudah ditetapkan dalam aturan,” katanya.

Materi Selama MPLS

Selama MPLS para siswa mengikuti berbagai kegiatan yang bertujuan membentuk karakter dan membiasakan pola hidup positif.

Kegiatan diawali dengan aktivitas pagi yang menyenangkan, kemudian siswa dikenalkan dengan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti membiasakan tidur tidak terlalu larut, bangun pagi, melaksanakan ibadah, sarapan sebelum berangkat ke sekolah, serta kebiasaan baik lainnya.

Baca juga: Kasus Penusukan Pelajar di Bengkulu Selatan, Anak 15 Tahun Ditetapkan sebagai Tersangka

Selain itu, sekolah juga memberikan materi mengenai budaya 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

Pada hari-hari pelaksanaan MPLS, siswa baru disambut oleh guru maupun panitia di gerbang sekolah sebagai bentuk penerapan budaya tersebut.

Materi lainnya adalah etika bermedia sosial. Siswa diberikan pemahaman agar menggunakan media sosial secara bijak, mulai dari penggunaan bahasa, unggahan, hingga perilaku saat berinteraksi di dunia digital.

“Harapan kami anak-anak dapat bersosialisasi dengan baik dan tidak menggunakan media sosial untuk hal-hal yang negatif,” ungkap Ansori.

Di akhir rangkaian MPLS, siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, mulai dari ruang guru, ruang kelas, perpustakaan, musala, hingga berbagai fasilitas lain yang tersedia di sekolah.

“Selain mengenal lingkungan sekolah, siswa juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mereka ikuti sesuai minat dan bakat,” tambah Ansori.

Lakukan Pengawasan di Sekolah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga melakukan pengawasan langsung selama pelaksanaan MPLS.

Pengawasan dilakukan oleh bidang terkait dengan mengunjungi sekolah-sekolah pada jenjang TK, SD, maupun SMP.

Pengawasan tersebut bertujuan memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan serta mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan, seperti perundungan (bullying) maupun bentuk kekerasan lainnya.

“Kami ingin selama MPLS anak-anak merasa senang, nyaman, dan bahagia saat memulai pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Karena itu, pengawasan terus dilakukan agar kegiatan berlangsung sesuai aturan,” pungkas Ansori.

Pelaksanaan MPLS di Bengkulu Selatan diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar para siswa sejak hari pertama memasuki tahun ajaran baru.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.