SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pihak Rumah Sakit Fadhilah Prabumulih melalui kuasa hukumnya angkat bicara.
Sebelumnya, rumah sakit tersebut dilaporkan ke Polda Sumsel atas dugaan pemberian keterangan palsu pada rekam medis serta dugaan malapraktik hingga meninggalnya seorang ibu pasca melahirkan secara caesar.
Jhon Fitter SH MH, kuasa hukum RS Fadhilah, mengatakan pihak rumah sakit menerima pasien dari salah satu tenaga medis di Teluk Lubuk, Muara Enim.
Menurut tenaga medis yang mengantarkan, pasien bernama Suci Anjeli itu sudah mendapat penanganan selama tiga jam di bidan dan bayi tak kunjung lahir.
Baca juga: Dilaporkan Dugaan Malapraktik Operasi Sesar, Ini Penjelasan RS Fadhilah Prabumulih
"Kalau dilimpahkan ke rumah sakit berarti tentunya ada masalah, dan pada saat di situ laporan dari tenaga medis Dusun Dalam Teluk Lubuk, mengatakan bahwa sudah ada tindakan tiga jam. Sebenarnya itu dilarang, apabila 1 jam saja tidak lahir harus cepat-cepat dirujuk," ujar Jhon kepada Sripoku.com, Selasa (14/7/2026).
Selain itu, lanjut Jhon, dari keterangan tempat bidan yang menangani pasien, mereka sudah memberikan obat untuk perangsang lahir. Bahkan ketuban pun sudah pecah.
"Pasien datang dengan kondisi memprihatinkan. Bukti foto seluruhnya ada, bahkan ketuban pun sudah pecah," katanya.
Ia membantah pernyataan Kevin yang merupakan suami almarhumah kalau dokter EN yang bertugas saat itu melontarkan kata-kata kasar dan menyinggung.
Justru menurutnya, setelah operasi caesar berhasil, dokter hendak mengambil tindakan namun pihak keluarga pasien mengambil foto membuat dokter merasa tidak nyaman. Saat itu, kondisi HB pasien sudah tinggi.
"Nah ada yang bilang sudah melahirkan tujuh kali tapi tidak begini, jadi dokter yang ambil tindakan bingung. Bukan kata-kata kasar, dokter hanya bilang 'kalau ibu bisa, ya sudah ibu saja,' itu yang terjadi, " tuturnya.
Jhon menegaskan, pihak rumah sakit melakukan tindakan sesuai prosedur serta tidak meninggalkan korban dalam kondisi yang memprihatinkan.
"Tindakan yang dilakukan dokter sudah atas persetujuan dokter. Semua sudah dilakukan," tandasnya.