TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PANGARAIAN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ujungbatu terus memberikan kemudahan bagi nasabah terutama dalam hal pengurusan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar. Bahkan salah satu kepala sekolah sampai heran proses pengurusan bisa cepat.
Keheranan ini dialami oleh kepala sekolah Pesantren Al-Hasanah, Ujung Batu beberapa waktu lalu. Bahkan sang kepala sekolah mendatangi pihak BRI Ujung Batu.
"Kepseknya sampai datang ke meja saya. Saya kira mau protes ada yang salah eh ternyata menyampaikan keheranannya kenapa bisa cepat," cerita Pimpinan Cabang BRI Ujungbatu Aprizal Mahyunis melalui Asisten Manager Operasional Branch Office BRI Ujung Batu, Nila Sahirman pada Tribunpekanbaru.com, Selasa (14/7/2026).
Kala itu, pihak pesantren memboyong sebanyak 50 muridnya ke kantor BRI Ujung Batu untuk pengurusan dana PIP. Para pejabat setara SMA/SMK tersebut datang menggunakan bus milik pesantren.
"Alhamdulillah saat itu selesai 3 jam semuanya," katanya.
Dikatakannya, pelayanan yang mereka lakukan memang terus dievaluasi dari pelayanan sebelumnya. Sehingga didapat pelayanan yang efektif.
"Nasabah umum juga tetap kita layani ya saat itu. Jadi ngak ada yang kita tinggalkan," ucapnya.
Pihak BRI Ujung Batu, katanya, sempat memberi solusi agar pihak BRI yang datang ke pesantren. Namun pihak pesantren tetap ingin memboyong para muridnya ke kantor.
"Katanya sekalian mau lihat kantor BRI ini," ucapnya sembari tertawa.
"Kalau ada sekolah lain yang mau seperti ini juga kita layani. Sejauh ini hanya pihak pesantren itu dan Kepseknya sangat pro aktif ya. Sangat bagus," tambahnya.
Dalam proses ya, para pelajar yang menerima bantuan PIP ini - khusus yang baru menerima - hanya mengurus pencetakan buku tabungan. Setelah syaratnya lengkap, pajak pihak BRI bisa mencetak buku tabungan.
Setelah buku tabungan dicetak, pelajar bisa mengambil uang bantuan tersebut di semua unit atau cabang BRI. Apalagi, buku tabungan juga disertai ATM.
"Kita kasih opsi, bisa kita datangi sekolah mereka atau datang ke kantor kita. Biasanya kalau anak SD, datang ke kantor bersama orangtuanya," katanya.
Pelayanan seperti ini dilakukan agar proses PIP bisa cepat. Sehingga para pelajar tetap tenang dan aman.
Dikatakannya, penyaluran PIP di wilayah Ujung Batu sudah tinggi. Untuk tingkat SD saja, katanya, sudah hampir 100 persen.
"Sudah tinggi persentase pencairan PIP ini di Ujung Batu," terangnya.
PIP sendiri merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.
Untuk tingkat SD, besaran bantuan yang diterima RpRp450.000 per tahun, SMP Rp750.000 per tahun, dan SMA/SMK menerima hingga Rp1.800.000 per tahun.
(Tribun Pekanbaru.com / Palti Siahaan)