BPBD Pelalawan Waspadai Titik Api Kecil Sering Muncul Walaupun Hotspot Minim
Ariestia July 14, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan mewaspadai munculnya titik api kecil di tengah musim kemarau pada pertengahan Bulan Juli ini. 

Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si satu bulan terakhir sering muncul titik api kecil di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Kuras.

Padahal titik panas atau hotpot yang muncul sangat minim sepanjang Bulan Juni hingga Juli. 

"Terakhir minggu lalu ada titik api kecil muncul di Kuala Terusan Pangkalan Kerinci. Memang langsung dipadamkan masyarakat, tak jadi meluas," kata Zulfan kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (14/7/2026).

Meski lahan yang terbakar tidak luas, tetapi jika tak ditangani langsung dikuatkan menjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthutla) yang meluas dan sulit dipadamkan.

Sebelumnya titik api serupa juga muncul di Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan di Pangkalan Kuras. Diduga akibat aktivitas membakar sampah yang tidak dikontrol dan berubah menjadi kebakaran.

Setelah dipadamkan, lahan yang dilalap si jago merah tak sampai satu hektar. 

"Untuk kasus Karhutla yang besar memang nihil dalam dua bulan ini. Tapi yang kecil-kecil seperti ini musti diwanti-wanti juga. Jangan karena kelalaian bakar sampah, jadi bencana Karhutla yang luas," tegas Zulfan. 

Ia menyebutkan, membakar sampah di lahan jenis gambut lebih riskan lagi di saat musim kemarau. Api bisa menjalar di atas lahan dan bersembunyi di bawah tanah. Kondisi ini membuat sulit dipadamkan dan membutuhkan waktu yang lama serta perosnil yang banyak.

Dikatakannya, titik api atau firespot tidak ada muncul di beberapa lokasi yang rawan terbakar. Namun hotspot atau titik panas masih terpantau hampir setiap hari. 

"Hotspot selalu ada, tapi tidak berpotensi sebagai titik api. Sampai saat ini masih aman dari Karhutla," ujar Zulfan.

Walau hotspot terus muncul, potensi hujan masih tinggi. Bahkan pada Bulan Juli ini, curah hujan diprediksi semakin tinggi di wilayah Riau termasuk Pelalawan.

Kondisi ini cukup melegakan mengingat musim kemarau parah yang diperkirakan terjadi sampai Agustus mendatang. 
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.