Bupati Mojokerto Serahkan 67 Paket Bantuan Sosial untuk Kemandirian Ekonomi
Cak Sur July 14, 2026 10:32 PM

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa atau yang akrab disapa Gus Barra, resmi menyerahkan 67 paket bantuan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) pada Selasa (14/7/2026). 

Penyerahan bantuan ini dilaksanakan untuk mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat di empat kecamatan, yakni Puri, Sooko, Gedeg, dan Trawas. 

Fokus pada Peningkatan Keterampilan dan Usaha

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa barang, tetapi juga disertai dengan pelatihan tata boga.

Langkah tersebut diambil, agar para penerima manfaat memiliki bekal keterampilan yang cukup untuk merintis usaha mandiri di sektor kuliner.

Gus Barra menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam mendukung peningkatan taraf hidup warganya.

"Untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan kemandirian para penerima manfaat, sehingga mampu berdaya secara ekonomi serta siap melakukan graduasi dari Program Keluarga Harapan peningkatan desil 1 sampai 4," tegas Gus Barra.

Rincian Bantuan Sosial bagi Masyarakat

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto, Tri Raharjo, menjelaskan bahwa bantuan ini menyasar 19 KPM yang tersebar di wilayah tersebut. Adapun detail bantuan yang disalurkan adalah sebagai berikut:

  • Peralatan Tata Boga: Diberikan kepada 10 penyandang disabilitas untuk menunjang usaha kuliner mereka.
  • Alat Produksi: Pedagang pentol dan pengusaha gorengan mendapatkan paket lengkap berupa kompor gas, tabung gas, selang, blender, hingga panci atau wajan.
  • Bantuan Disabilitas: Sebanyak 38 unit kursi roda disalurkan bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan.

Harapan untuk Kemandirian Ekonomi

Gus Barra berharap agar seluruh penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan optimal.

Ia menekankan pentingnya pengembangan usaha yang berkelanjutan, agar memberikan dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Kembangkan menjadi usaha yang mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar," pungkas Gus Barra.

Program ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Mojokerto untuk menekan angka kemiskinan dengan mengubah pola pikir penerima bantuan, dari sekadar penerima bantuan sosial, menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan produktif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.