Kondisi Bocah Perempuan yang Diduga Korban Kekerasan Ayah di Rancabungur Bogor, Tulang Hidung Patah
Ardhi Sanjaya July 15, 2026 12:04 AM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Bocah perempuan berinisial AT (10) yang diduga menjadi korban kekerasan oleh ayahnya di Rancabungur Kabupaten Bogor dirawat di RSUD Kota Bogor.

AT mengalami patah tulang hidung dan harus dirawat di ruangan rawat inap.

Staf Humas RSUD Kota Bogor Petrik mengatakan, AT masuk ke RSUD Kota Bogor pada Selasa (14/7/2026) siang.

Sebelum masuk ke ruangan rawat inap, AT ditangani dokter di IGD.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, bocah itu tulang hidungnya patah dan mengalami pendarahan. Dan harus dirawat," kata Petrik kepada TribunnewsBogor.com di RSUD.

Dokter RSUD Kota Bogor akan terus melakukan penanganan secara maksimal.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, Bocah ini ditunggu oleh keluarganya dan berdasarkan informasi yang dihimpun, ayahnya yang diduga melakukan kekerasan pun ada diruangan.

Namun, saat Tribunnews Bogor mencoba masuk, tidak diperkenankan untuk ke dalam ruangan.

Diketahui sebelumnya, bocah perempuan berusia 10 tahun di Rancabungur Bogor diduga menjadi korban kekerasan oleh ayahnya.

Korban yang diketahui berinisial AT itu mengalami luka di bagian wajah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Adapun peristiwa itu terjadi di wilayah Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Ketua RT setempat, Heru membenarkan adanya kejadian tersebut di lingkunganya yang terjadi pada Minggu (13/7/2026) pagi.

Berdasarkan pengakuan yang diterimanya, pelaku berinisial AK (41) melakukan itu karena sedang emosi terhadap sang istri yang merupakan ibu korban.

"Dia mau berangkat kerja katanya, saya malah disuruh nyuci dulu, nyuci piring dulu, dia malah tidur-tiduran, kata dia ya, saya nggak tahu gitu juga kan," ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Di tengah kondisi amarah yang memuncak tersebut, pelaku gelap mata hendak melempar sang istri menggunakan gelas.

Akan tetapi, gelas tersebut justru mengenai anak pertamanya hingga menyebabkan luka di area antara hidung dengan pipi di bawah mata.

"Akhirnya saya emosi. Saya lempar lah, istrinya pakai gelas plastik. Lewat ke anak saya. Itu pengakuannya, nggak kurang, nggak lebih, udah cuma segitu aja," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.