TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PROBOLINGGO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat persiapan penunjukan penyedia barang jasa pekerjaan konsultansi perencanaan pengadaan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) Tahun Anggaran 2026.
Rapat Koordinasi (Rakor)itu bertujuan mematangkan sekaligus mengklarifikasi seluruh dokumen dan persyaratan sebelum penyedia jasa perencanaan mulai melaksanakan pekerjaan.
Dalam persiapan ini dipantau langsung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk pendampingan hukum terhadap pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Kepala Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Probolinggo Sigit Wida Hartono mengatakan, tahap perencanaan merupakan bagian paling penting dalam keberhasilan sebuah program pembangunan.
Baca juga: Jalan Mulus Reno Handoyo Menuju Kursi Ketua KONI Kabupaten Probolinggo 2026-2030
"Rakor ini juga menjadi sarana menyamakan persepsi seluruh pihak agar produk perencanaan yang dihasilkan selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, khususnya yang menjadi tugas Dinas Perhubungan," kata Sigit, Selasa (14/7/2026).
Program pengadaan dan pemasangan PJU, lanjut Sigit, merupakan bagian dari upaya mendukung misi “Probolinggo Menyala” yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
"Kegiatan perencanaan pengadaan dan pemasangan PJU ini mendukung misi Bupati Probolinggo, yaitu Probolinggo Menyala. Targetnya nanti menyediakan penerangan jalan sebanyak mungkin, bahkan jika memungkinkan hingga mencapai 50 ribu lampu," ujar Sigit.
Oleh karena itu, Sigit berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan sesuai jadwal, bahkan bila memungkinkan dapat diselesaikan lebih cepat dari target waktu yang telah ditetapkan.
"Melalui koordinasi dan pendampingan sejak tahap awal ini, kami optimistis proses pengadaan dan pemasangan PJU Tahun Anggaran 2026 transparan dan memberi manfaat nyata dalam meningkatkan keselamatan, kenyamanan serta kualitas pelayanan infrastruktur bagi masyarakat," pungkasnya.
(Ahsan Faradisi/TribunJatimTimur.com)