TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pasangkayu kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) melalui program GEDOR PETERPAN (Gerakan Door to Door, Pelayanan Terpadu Administrasi Kependudukan).
Program tersebut merupakan kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian
dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga ke desa-desa.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Pasangkayu, Muhammad Abduh, saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Rabu (15/7/2026), mengatakan layanan jemput bola dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut di tiga kecamatan berbeda.
Baca juga: Kupas Tuntas Soal Ijtihad, Ini Kunci Jawaban PAI Kelas 12 Halaman 279
Baca juga: DPRD Mamuju Janji Tindak Lanjuti Dugaan Pembalakan Hutan di Tanete Pao Tapalang Barat
"Kegiatan ini merupakan upaya kami agar masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor Dukcapil. Petugas yang akan mendatangi wilayah pelayanan sehingga masyarakat lebih mudah mengurus dokumen kependudukan," ujarnya.
Ia menjelaskan, pelayanan pertama dilaksanakan di Kecamatan Dapurang pada 15 Juli 2026.
Selanjutnya, pelayanan berpindah ke Desa Motu, Kecamatan Baras, pada 16 Juli 2026, kemudian ditutup di Desa Kasoloang, Kecamatan Bambaira, pada 17 Juli 2026.
Abduh mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut karena seluruh layanan diberikan secara gratis.
Adapun layanan yang disediakan meliputi perekaman dan pencetakan KTP elektronik (KTP-el), pengurusan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurutnya, program GEDOR PETERPAN menjadi salah satu strategi Dukcapil Pasangkayu dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat.
"Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan ini dengan membawa persyaratan sesuai kebutuhan administrasi yang akan diurus. Semua pelayanan tidak dipungut biaya," tutupnya.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan