TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Wajah cemas tak bisa disembunyikan Winda Alika saat melihat jari putrinya, Mikayla Lea Amanda (4), tersangkut di grendel jendela.
Berbagai upaya dilakukan untuk melepaskan jari mungil sang anak, namun grendel yang menjepit terlalu kuat sehingga tidak kunjung terlepas.
Beruntung, Mikayla tetap terlihat tenang meski jarinya masih terjepit.
Dalam kondisi panik, sang ibu segera membawanya ke Pos Pelayanan Kebakaran dan Penyelamatan (Posyankar) Alam Barajo pada Selasa (14/7/2026) malam untuk meminta bantuan petugas Damkartan Kota Jambi.
Laporan diterima sekitar pukul 19.31 WIB. Regu 3 Posyankar Alam Barajo yang dipimpin Abdul Muthalib bersama lima personel langsung melakukan penanganan.
Setelah mengamati posisi grendel yang menjepit jari korban, petugas memutuskan menggunakan mesin gerinda mini (tunner) untuk memotong besi tersebut.
Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak melukai jari korban.
Baca juga: Kelelahan Berenang di Sungai, Remaja 16 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Batanghari
Baca juga: Semifinal Piala Dunia 2026: Pendukung Prancis-Spanyol di Tanjabbar Puas dan Kecewa
Di tengah suara mesin gerinda yang bekerja, Mikayla justru tampak tenang.
Sebaliknya, sang ibu terlihat terus memperhatikan setiap gerakan petugas dengan penuh kekhawatiran, berharap proses penyelamatan berjalan lancar.
"Korban dibawa langsung ke Posyankar setelah keluarga tidak berhasil melepaskan grendel yang menjepit jari tangannya. Tim kemudian melakukan pemotongan menggunakan gerinda mini dan alhamdulillah grendel berhasil dilepaskan dengan aman," kata Abdul Muthalib, Danru 3 Posyankar Alam Barajo.
Sekitar 30 menit kemudian, grendel akhirnya berhasil dipotong dan jari Mikayla dapat dilepaskan tanpa mengalami cedera serius. Rasa lega pun terpancar dari wajah sang ibu setelah putrinya berhasil dievakuasi dengan selamat.
Abdul Muthalib mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan menarik anggota tubuh yang terjepit benda keras karena berisiko menimbulkan cedera yang lebih parah.
"Segera hubungi atau datangi Pos Damkartan terdekat agar penanganan dapat dilakukan menggunakan peralatan yang tepat dan aman," ujarnya.
Selain menangani kebakaran, Damkartan Kota Jambi juga memberikan layanan penyelamatan nonkebakaran, termasuk evakuasi anggota tubuh yang tersangkut, penyelamatan hewan, hingga berbagai kondisi darurat lainnya. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo: Bukti Permulaan Harus Jelas dan Spesifik
Baca juga: Kelelahan Berenang di Sungai, Remaja 16 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Batanghari