TRIBUNBATAM.id - Pihak karyawan hotel di Kudus, Jawa Tengah, membeberkan kronologi ditemukannya seorang wanita yang bersimbah darah di dalam kamar.
Peristiwa tersebut terjadi di Hotel Krisna yang berlokasi di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Senin (13/7/2026).
Kejadian ini pertama kali terungkap saat ayah korban mendatangi hotel dan memperlihatkan foto putrinya yang terluka melalui layar ponsel.
Saat petugas memeriksa ke dalam kamar, wanita tersebut memang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.
Berdasarkan situasi di lokasi kejadian, area koridor menuju kamar korban telah dipasangi garis polisi oleh petugas.
Di bagian lantai kamar tempat korban menginap juga terlihat ceceran darah segar yang cukup banyak.
Tim Inafis Polres Kudus yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari pemeriksaan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari dalam kamar, di antaranya satu botol minuman keras yang isinya sudah habis terpakai dan satu botol minuman keras lainnya yang kondisinya masih utuh.
Kesaksian Petugas Hotel
Menurut penjelasan dari salah satu staf hotel bernama Susan, wanita tersebut datang ke hotel tanpa ditemani siapa pun pada siang hari yang sama.
Korban tiba sekitar pukul 12.30 WIB dengan menumpang ojek online.
"Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Dari dalam kamar juga tidak terdengar suara," kata Susan.
Baca juga: Dihantam dari Belakang Lalu Ditinggal Pergi, Pemotor Tewas Kecelakaan Maut di Buleleng
Namun, situasi berubah sekitar pukul 15.00 WIB ketika ayah korban mendatangi meja resepsionis.
Sang ayah rupanya baru saja dihubungi oleh putrinya yang mengabarkan bahwa ia berada di dalam kamar hotel dalam kondisi lemas dan terluka parah.
"Ayahnya datang ke sini menanyakan anaknya sambil menunjukkan foto anaknya dengan banyak darah.
Akhirnya petugas hotel membuka kamar tersebut. Ternyata memang benar, perempuan tersebut sudah tergeletak banyak darah di dalam kamar," kata Susan.
Diduga Percobaan Bunuh Diri
Wanita yang diketahui merupakan warga Kecamatan Jekulo, Kudus, tersebut diduga kuat berniat mengakhiri hidupnya karena terbelit persoalan asmara.
Pada pergelangan tangan kirinya ditemukan luka sayatan yang tepat mengenai urat nadi.
Menyadari korban masih dalam keadaan bernyawa, pihak hotel segera memanggil ambulans agar korban bisa secepatnya dievakuasi ke RS Mardi Rahayu Kudus untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo, membenarkan adanya insiden tersebut.
Saat ini, pihaknya bersama Tim Polres Kudus masih terus melakukan penyelidikan dan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti serta petunjuk lebih lanjut.
(TribunBatam.id)