TRIBUNPALU.COM - Dunia Kerja setelah lulus kuliah sering kali menjadi fase yang mendebarkan bagi banyak sarjana baru.
Namun, hal berbeda dirasakan oleh Nun Ainun.
Lulusan Agroteknologi Universitas Hasanuddin (Unhas) asal Luwu Timur itu justru melangkah dengan penuh percaya diri saat menghadapi proses rekrutmen kerja.
Kunci rasa percaya diri Ainun ternyata berakar dari investasi panjang yang ditanamkan oleh PT Vale Indonesia Tbk.
Sebagai penerima Beasiswa PT Vale 2024, Ainun menilai program diikutinya itu tidak sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga membentuk mentalitas dan kesiapan kariernya.
“Pengalaman selama menjadi penerima beasiswa menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja. Saya merasa lebih siap, lebih percaya diri, dan memiliki pengalaman yang bisa saya ceritakan saat mengikuti proses rekrutmen,” ungkap Ainun.
Baca juga: PT Vale Perluas Pasar UMKM Binaan Melalui Pameran Nasional di Makassar
Bagi perempuan asal Luwu Timur itu, Beasiswa tersebut menjadi bahan bakar yang memotivasinya untuk terus berkembang dan tidak berhenti belajar.
Ainun adalah satu dari sekitar 800 cerita sukses yang lahir dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Vale sejak 2016.
Lewat program Beasiswa berkelanjutan ini, PT Vale memang tidak sedang sekadar menyalurkan dana bantuan.
Industri pertambangan itu memahat masa depan sumber daya manusia (SDM) di wilayah operasionalnya agar mampu bersaing di level tertinggi.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, PT Vale membagi program ini ke dalam dua skema strategis.
Pertama, Beasiswa Afirmasi yang menjadi jaring pengaman pendidikan bagi 80 pelajar aktif dari jenjang SD hingga SMA di wilayah lokal Sorowako.
Kedua, Beasiswa Komunitas yang dirancang untuk melahirkan para pemikir dan pengambil kebijakan masa depan.
Skema ini mendanai lima mahasiswa terpilih asal Kabupaten Luwu Timur setiap periodenya untuk menempuh jenjang Magister (S2) hingga Doktor (S3).
Bukan sembarang jurusan, PT Vale secara spesifik memprioritaskan bidang studi yang menjadi urat nadi pembangunan daerah.
Yaitu pertanian, kelautan, kesehatan, infrastruktur, konservasi lingkungan, hingga pengolahan energi terbarukan.
Dampak nyata dari investasi jangka panjang ini mulai memanen hasil.
Para alumni beasiswa kini tersebar dan mewarnai berbagai sektor krusial, mulai dari birokrasi pemerintahan, institusi pendidikan, hingga sektor swasta.
Bahkan, sebagian di antaranya telah terserap ke dalam ekosistem operasional PT Vale melalui jaringan perusahaan mitra.
Langkah ini sejalan dengan strategi besar PT Vale yang ingin menyelaraskan kompetensi angkatan kerja lokal dengan standar tinggi industri pertambangan modern.
Baca juga: Wagub Sulteng Tekankan Pengadaan Barang dan Jasa Harus Transparan dan Akuntabel
Dengan penguatan kolaborasi bersama perusahaan mitra, PT Vale membuka pintu lebar-lebar bagi para lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman kerja perdana yang berkualitas.
Menatap masa depan, PT Vale berkomitmen untuk terus menggodok talenta lokal agar melek terhadap perkembangan teknologi dan dinamika industri.
Targetnya jelas, melahirkan generasi muda Luwu Timur yang adaptif, berdaya saing global, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)