El Nino Picu Gelombang Tinggi di Perairan PPU, BPBD Minta Warga Tak Nekat Berlayar
Miftah Aulia Anggraini July 15, 2026 03:10 PM

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara atau BPBD PPU mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut agar tidak nekat berlayar tanpa memperhatikan kondisi cuaca dan kelengkapan keselamatan. 

Peringatan ini menyusul musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino dan angin selatan yang berpotensi memicu gelombang lebih tinggi di perairan.

Kepala BPBD PPU Nurlaila mengatakan, perubahan musim menyebabkan kondisi perairan tidak lagi sama seperti biasanya.

Gelombang dapat lebih tinggi dibanding kondisi normal.

Baca juga: BPBD Penajam Paser Utara Meningkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan El Nino

Karena itu, pengguna kapal maupun perahu diminta tidak mengabaikan standar keselamatan sebelum berlayar.

Setiap penumpang maupun pemilik kapal diminta memastikan alat keselamatan tersedia, termasuk jaket pelampung, ketersediaan bahan bakar, serta kelayakan kapal untuk beroperasi.

"Jangan merasa biasanya bisa, karena sekarang kondisi musimnya berbeda," ungkapnya, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, cuaca ekstrem yang dipicu El Nino membuat risiko kecelakaan di laut meningkat apabila standar keselamatan tidak dipenuhi.

Baca juga: Lahan Gambut di Nipah-Nipah Penajam Terbakar, BPBD PPU Turunkan Mobil Tangki

Menurutnya, keselamatan perjalanan harus menjadi perhatian utama sebelum kapal meninggalkan pelabuhan atau dermaga.

BPBD PPU berharap masyarakat tidak memaksakan diri berlayar apabila kondisi cuaca sedang memburuk atau kapal belum memenuhi persyaratan keselamatan.

Peringatan tersebut disampaikan sebagai upaya mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian akibat kecelakaan di perairan.

"Minimal gunakan life jacket, pastikan BBM cukup dan kapal benar-benar layak beroperasi," ujar Nurlaila. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.