BPBD Penajam Paser Utara Meningkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan El Nino
Nur Pratama July 15, 2026 03:10 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan seiring meningkatnya hari tanpa hujan.

Kepala BPBD PPU Nurlaila mengatakan, kondisi cuaca pada Juli menunjukkan wilayah PPU mulai memasuki periode kemarau yang lebih kering.

Dalam dua pekan terakhir, hujan hanya turun satu hingga dua kali. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya risiko kebakaran.

BPBD menilai, fenomena El Nino yang mulai dirasakan di Indonesia turut memengaruhi kondisi cuaca di PPU.

Baca juga: PPU Perluas Kawasan Industri 6 Ribu Hektare, Pemkab Akui Tantangan Lahan Masih jadi PR Besar

"Hari tanpa hujannya sudah tinggi. Dalam dua minggu ini hujan hanya satu atau dua kali," ungkapnya Rabu (15/7/2026).

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD terus memantau perkembangan cuaca dan laporan titik panas, yang muncul di sejumlah wilayah.

Selain pemantauan, koordinasi dengan berbagai pihak juga dilakukan, untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

BPBD mengimbau, masyarakat lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api selama musim kemarau.

Menurut Nurlaila, meningkatnya suhu dan berkurangnya curah hujan membuat api lebih mudah menyebar dibanding saat kondisi normal.

"Prediksi El Nino memang mulai terlihat dari kondisi cuaca yang terjadi sekarang," ujarnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.