Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Jabar Sodik (37), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang hilang terseret ombak.
Tepatnya di pantai kawasan Parang Cuncun, Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (15/7/2025).
Baca juga: Tim Pusterad Kunjungi Kodim 0809/Kediri, Pantau Program Kopdes hingga Jembatan Merah Putih
Tim SAR gabungan diterjunkan untuk mencari keberadaannya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, Basarnas mengirim tim dan peralatan untuk mencari korban yang hilang.
Pencarian akan dibantu juga oleh unsur SAR gabungan lainnya, mulai dari BPBD, Polsek, Koramil, Lifeguard Wisata Pantai Pulau Merah, dan warga sekitar.
Proses pencarian akan dibantu dengan beberapa peralatan seperti perahu karet, peralatan water rescue, peralatan medis lengkap, serta drone thermal.
Alat yang terakhir dipakai untuk memantau pencarian dari udara.
"Kami akan melaksanakan pencarian secara maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan," kata Oka.
Ia menyebut, cuaca di lokasi terbilang cerah.
Hal itu diharapkan dapat memperlancar proses pencarian.
"Meski demikian, tim tetap mengutamakan aspek keselamatan personel mengingat karakteristik gelombang di kawasan Pantai Pulau Merah yang dapat berubah sewaktu-waktu," sambung dia.
Pihak Basarnas mengimbau kepada masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak sedang tinggi.
Mereka berangkat sekitar pukul 04.30 WIB.
Sesampainya di lokasi, mereka langsung mendekat ke arah pantai untuk mulai memanah ikan.
Sebelum terseret ombak, korban asyik memanah di atas bebatuan di sekitar pantai.
Tak lama berselang, ombak besar datang dan menghantam bebatuan tempat korban berada.
"Korban tidak sempat menghindar dan langsung hilang terseret ke arah laut," kata Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Mochammad Wahyudi.
Ombak yang besar membuat tubuh Jabar cepat terseret ke tengah laut.
Rekan-rekannya yang ada di lokasi tak memiliki cukup waktu untuk menolongnya.