TRIBUNTRENDS.COM - Sorotan publik terhadap konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu disebut turut berdampak pada kondisi psikologis sang artis.
Di tengah polemik yang masih bergulir, Sarwendah dikabarkan mengalami tekanan mental hingga harus mendapatkan penanganan dari tenaga profesional.
Informasi tersebut disampaikan Nigel Havidhan Dja'far, karyawan sekaligus orang kepercayaan Sarwendah, saat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (14/7).
Kehadiran Nigel bertujuan memberikan keterangan sebagai saksi dalam laporan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dialami Sarwendah.
Menurut Nigel, berbagai tudingan yang beredar melalui sejumlah akun media sosial memberikan dampak besar terhadap kondisi mental ibu tiga anak tersebut.
Bahkan, Sarwendah disebut rutin menjalani konsultasi dengan psikolog maupun psikiater untuk membantu memulihkan kondisi emosinya.
Nigel mengakui bahwa saat ini mental Sarwendah sedang berada dalam masa yang cukup berat.
Kendati demikian, aktivitas pekerjaan bersama tim disebut tetap berjalan seperti biasa tanpa kendala berarti.
Ia menambahkan, seluruh anggota tim terus memberikan dukungan penuh agar Sarwendah dapat melewati situasi sulit yang tengah dihadapinya.
Baca juga: Fakta-fakta Batalnya Mediasi Ruben Onsu dengan Sarwendah, Sang Presenter Fokus ke Persidangan
Nigel membeberkan bahwa rentetan fitnah yang disebarkan oleh sejumlah akun media sosial berdampak buruk pada kesehatan mental Sarwendah.
Demi menjaga stabilitas emosinya, istri dari Ruben Onsu tersebut kini harus menjalani pengobatan secara profesional.
"Saat ini ya mungkin kalau secara mental, lagi down-down-nya. (Sarwendah) lagi sering ke psikolog, ke psikiater juga, betul," ungkap Nigel saat ditemui awak media di Polres Metro Jakarta Selatan.
Meski kondisi psikologisnya sedang tidak baik-baik saja, Nigel memastikan bahwa hubungan kerja di internal tim Sarwendah tetap berjalan profesional.
Menurutnya, seluruh tim tetap solid memberikan dukungan moral kepada Sarwendah.
"Kalau untuk tim sih enggak ada (dampak) sama sekali. Kita tetap solid. Cuman kasihan, lebih ke bos kita aja," tambahnya.
Baca juga: Ruben Onsu Bongkar Sarwendah Kerap Memanggilnya Cong Sejak Masih Menikah, Bahkan di Depan Anak
Kehadiran Nigel di kantor polisi adalah untuk memenuhi panggilan sebagai saksi kedua.
Ia mengaku diperiksa selama beberapa jam dan dicecar puluhan pertanyaan oleh tim penyidik.
"Ada sekitar 27 pertanyaan. (Terkait) apa yang saya saksikan di akun-akun yang dilaporkan itu. Karena saya ada di situ saat kejadian, jadi saya siap bersaksi," tegas Nigel.
Kuasa hukum Sarwendah, Korbinianus Molmen Nomer, S.H., menjelaskan bahwa agenda hari ini merupakan kelanjutan dari laporan yang telah dibuat sebelumnya.
Pihaknya fokus pada beberapa akun media sosial yang dianggap telah melampaui batas dalam menyebarkan fitnah dan pencemaran nama baik
"Ini saksi yang kedua. Harapan kita selanjutnya, setelah ini ada pemanggilan terhadap terlapor, yaitu akun-akun yang kita laporkan. Ada beberapa akun, lebih dari satu," ujar Korbinianus.
Baca juga: Ruben Onsu Bongkar Tabiat Sarwendah, Sering Ngatain saat Masih Nikah: di Depan Anak Juga Pernah
Pihak Sarwendah menyatakan akan terus kooperatif mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
Jika penyidik masih membutuhkan keterangan tambahan, Nigel dan saksi lainnya menyatakan siap untuk kembali hadir demi membersihkan nama baik Sarwendah dari fitnah yang beredar.
Sebagai informasi, Sarwendah telah resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik pada tanggal 26 Juni 2026.
Langkah hukum ini diambil guna menghentikan rumor liar dan menjaga psikologis anak-anaknya dari dampak buruk jejak digital di masa depan.
(TribunTrends/Grid.id)