TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan Spanyol atas Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 ternyata tak hanya dinikmati para penggemar La Furia Roja saja.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, pun ikut merasa bahagia setelah melihat penampilan Rodri dan kawan-kawan.
Tuchel mengaku ikut melihat pertandingan antara Prancis dan Spanyol yang berakhir dengan skor 2-0 tersebut.
Ia memuji permainan Spanyol yang benar-benar menunjukan level yang sangat tinggi.
Dirinya juga kagum dengan para pemain Spanyol yang seperti tak merasakan tekanan besar saat melawan Prancis.
Padahal tak cuma lawan berat yang mereka hadapi, keberadaan mereka di semifinal juga menjadi hal yang sangat krusial.
"Babak pertama benar-benar luar biasa. Semakin besar dan penting panggungnya, justru semakin tenang para pemain Spanyol," kata Tuchel dikutip dari Mundo Deportivo.
"Selamat untuk mereka karena bisa mendapatkan kemenangan penting tersebut," paparnya.
Penampilan Spanyol yang luar biasa setelah lolos dari fase grup barangkali tak lepas juga dari mulai pulihnya para pemain andalan, salah satunya adalah Lamine Yamal.
Dengan masuknya Yamal di susunan pemain, Spanyol bisa menerapkan taktik yang sama berbahayanya antara menyerang dan bertahan.
"Setelah di fase grup tampil kurang meyakinkan, tetapi memasuki babak knockout Spanyol mulai bermain lebih meyakinkan," ujar Raka Kisdiyatma, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Baca juga: Kutukan Piala Dunia Berpihak ke Spanyol untuk Juara, Inggris-Argentina Susul Prancis Jadi Korban?
Pelatih Thomas Tuchel tetap tak mau terlalu fokus dengan kemenangan Spanyol.
Untuk saat ini, ada hal yang harus menjadi perhatian besar bagi juru taktik asal Jerman tersebut.
Ia harus mengawal langkah Inggris untuk bisa melewati adangan Argentina.
Tuchel melihat ada perubahan dari anak asuhnya setelah Spanyol memenangi pertandingan melawan Prancis.
Menurutnya, para pemain Inggris menjadi lebih bersemangat dan sudah tak sabar untuk mengikuti jejak La Furia Roja.
"Bagi kami sendiri, langkah kami juga tinggal sedikit lagi untuk ke final," ucap Tuchel.
"Bisa mencapai babak final akan menjadi sebuah pernyataan tegas bahwa Anda memang benar-benar pantas."
"Kami semua ingin melangkah ke final dan siap mengambil langkah selanjutnya untuk mewujudkan itu."
"Saya melihat adanya perubahan energi dari para pemain. Mereka benar-benar bersemangat dan makin berambisi. Tidak ada yang puas dengan pencapaian saat ini dan itulah yang kami butuhkan sekarang," lanjutnya.
Terlepas dari keyakinan dan semangat besar dari skuad Inggris, penghormatan besar juga ditunjukan Tuchel kepada bintang Argentina, Lionel Messi.
Tuchel mengaku sempat mempertimbangkan menerapkan strategi man-marking khusus untuk meredam pengaruh Messi.
"Perjalanannya sungguh luar biasa. Cara dia (Messi) memimpin tim di turnamen ini sangat mengesankan," kata Tuchel.
Pelatih berusia 52 tahun itu menilai Messi bukan hanya seorang pemain hebat, tetapi juga sosok pemimpin yang selalu memberikan pengaruh besar bagi timnya.
"Messi adalah pemimpin dan pemain kunci di mana pun dia bermain. Anda bisa melihat pengalaman yang dimiliki Argentina dalam turnamen seperti ini," jelasnya mengakhiri.
(Tribunnews.com/Guruh)