Gubernur Jambi Pastikan Personel dan Sarana Siap Hadapi Potensi Karhutla
Nurlailis July 15, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris memastikan seluruh personel, peralatan, dan sarana pendukung telah disiagakan untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. 

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meminimalkan risiko terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah rawan.

"Tim lengkap semuanya, tenaga kita juga ada, prasarana juga ada, helikopter standby di bandara," kata Al Haris, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Rincian 138 Titik Panas di Merangin Jambi, BPBD Siagakan Personel dan Peralatan Cegah Karhutla

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Mei hingga Juni 2026. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk mitigasi dini untuk menjaga kelembapan lahan gambut dan kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran saat musim kemarau.

Menurut Al Haris, kondisi cuaca saat ini masih sulit diprediksi. 

Meskipun telah memasuki musim kemarau, hujan masih terjadi di sejumlah wilayah sehingga pola cuaca menjadi tidak menentu.

"Tapi memang cuaca kita ini ekstrem, tidak menentu. Kita prediksikan kemarau malah hujan turun, kita bingung juga. Intinya kita siap," ujarnya.

Meski demikian, Al Haris meminta seluruh pihak tidak lengah menghadapi ancaman karhutla. 

Ia mengingatkan seluruh jajaran, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun instansi terkait agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak bersikap terlalu percaya diri maupun meremehkan potensi kebakaran.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.

"Imbauannya kita tetap waspada, jangan kita overconfident dan underestimate, tim tetap berjalan terus dan berkoordinasi dengan baik antar lembaga," katanya.

Pemerintah Provinsi Jambi juga terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi wilayah rawan karhutla selama musim kemarau. 

Dengan kesiapan personel, peralatan, dukungan helikopter, dan koordinasi antarinstansi, pemerintah berharap potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.