SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan dirinya tidak terbebani oleh target juara menjelang bergulirnya Super League 2026-2027, meskipun ia menyadari persaingan kompetisi musim depan akan jauh lebih menantang.
Pelatih asal Portugal yang pernah membawa PSM Makassar menjuarai liga pada musim 2022/2023 tersebut, meyakini performa tim musim lalu menjadi modal penting untuk memenuhi target tertinggi.
Pada musim lalu, Persebaya berhasil mengemas 58 poin yang menjadi pencapaian terbaik klub dalam beberapa tahun terakhir.
"Musim lalu kami meraih 58 poin, itu adalah musim terbaik Persebaya dalam beberapa tahun terakhir. Karena pencapaian terbaik Persebaya di tahun 2019 adalah 56 poin dan kami berada di posisi kedua di belakang Bali yang menjadi juara," terang Bernardo Tavares setelah sesi latihan tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Misi Rachmat Irianto Satukan Skuad Persebaya Surabaya demi Target Juara
Tantangan Regulasi Pemain Asing Baru
Meskipun optimistis, Bernardo Tavares tidak menampik adanya tantangan besar terkait perubahan regulasi pemain asing yang membuat peta persaingan liga semakin kompetitif dari tahun ke tahun.
"Liga Indonesia semakin sulit dari tahun ke tahun, karena banyak tim memiliki kemungkinan untuk membawa pemain asing dengan paspor Indonesia, dan juga pemain asing. Banyak tim yang hanya bermain dengan pemain asing. Jadi kami perlu memperhatikan situasi ini juga," jelas pelatih berusia 46 tahun tersebut.
Ia membandingkan kondisi kompetisi saat ini dengan situasi ketika pertama kali mendarat di Indonesia pada tahun 2022, di mana saat itu setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing.
Baca juga: Komposisi Skuad Baru Persebaya Bikin Francisco Rivera Yakin Bajul Ijo Juara
Perombakan Skuad demi Kedalaman Tim Persebaya
Untuk merealisasikan target juara, manajemen Persebaya melakukan perombakan skuad secara masif menyambut musim 2026/2027.
Hingga saat ini, manajemen telah mendatangkan total 14 pemain baru yang terdiri dari 7 pemain lokal dan 7 pemain asing.
Langkah ini sengaja diambil demi menciptakan persaingan sehat di internal skuad, guna mengantisipasi kendala minimnya opsi rotasi pemain seperti musim lalu.
"Penting bagi kami musim ini untuk mendapatkan lebih banyak persaingan di dalam skuad sehingga para pemain dapat bermain di posisi yang mereka latih. Karena musim lalu saya perlu menempatkan beberapa pemain di posisi yang berbeda karena tidak memiliki persaingan ini," tambah Tavares.
Baca juga: Sosok Penyerang Baru Persebaya: Striker Asal Kongo Yann Kevin Mabella
Persiapan Intensif Melalui Laga Pramusim
Dengan komposisi mayoritas wajah baru, Persebaya langsung tancap gas menggelar serangkaian laga uji coba dan turnamen pramusim guna mempercepat proses adaptasi:
- 99th Anniversary Game: Laga uji coba kontra PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu, 19 Juli 2026.
- Piala Presiden 2026: Turnamen pramusim bergengsi antarnegara yang berlangsung 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Persebaya tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC (Thailand) di Stadion GBT.
Tavares menegaskan latihan awal ini difokuskan untuk menyeimbangkan seluruh aspek performa tim, agar siap tempur dalam waktu singkat sebelum Super League bergulir sebulan setelah turnamen pramusim tersebut.
Melalui perombakan skuad yang terstruktur dan persiapan intensif di Piala Presiden 2026, Persebaya Surabaya berada di jalur yang tepat untuk bersaing memperebutkan takhta juara Super League 2026/2027.





