Nasib SD Negeri di Tuban yang Hanya Punya 1 Murid Baru, Bupati Lindra Pastikan Lakukan Evaluasi
Dwi Prastika July 15, 2026 06:38 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Fenomena minimnya jumlah peserta didik baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, terjadi di UPT SDN Sukolilo 1, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Sekolah yang berada di kawasan perkotaan itu hanya menerima satu murid baru, padahal memiliki kuota sebanyak 28 siswa dalam satu rombongan belajar.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memastikan seluruh anak usia sekolah dasar di Kabupaten Tuban telah mendapatkan akses pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Tuban juga akan mengevaluasi penataan sekolah, menyusul adanya sekolah negeri yang kekurangan peserta didik.

SDN Sukolilo 1 terletak di Jalan Panglima Sudirman No 94, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Madura Network, hanya satu calon siswa yang tercatat mendaftar dan diterima di sekolah tersebut.

Saat Tribun Madura Network mendatangi sekolah pada Rabu (15/7/2026), siswa tersebut tidak masuk sekolah karena sedang sakit.

Sementara itu, kepala sekolah juga tidak berada di lokasi, sehingga belum dapat dimintai keterangan.

Baca juga: Tak Mau Larut dalam Kesedihan, SDN Kalimanis 4 Blitar Tetap Gelar MPLS meski Tidak Dapat Siswa Baru

Angka Kelahiran

Menanggapi kondisi tersebut, Aditya Halindra Faridzky mengatakan, jumlah peserta didik baru setiap tahun dipengaruhi oleh angka kelahiran yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa dibandingkan secara langsung.

"Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa jumlah kelahiran atau anak usia sekolah setiap tahun berbeda-beda, sehingga tidak bisa disamakan," ujar Lindra, sapaannya, Rabu (15/7/2026).

Meski ada sekolah yang hanya memperoleh satu siswa baru, Lindra memastikan seluruh anak usia sekolah dasar di Kabupaten Tuban telah memperoleh akses pendidikan.

"Berdasarkan laporan yang saya terima dari Dinas Pendidikan, untuk jenjang SD alhamdulillah seluruh anak usia sekolah dasar sudah masuk sekolah. Baik di sekolah negeri, swasta maupun lembaga pendidikan keagamaan," imbuhnya.

Baca juga: Meski Tak Dapat Murid Baru, SD Negeri di Mojokerto Tetap Gelar MPLS pada Tahun Ajaran 2026/2027

Sementara itu, pada jenjang SMP masih terdapat sekitar tiga anak yang belum bersekolah karena merupakan penyandang disabilitas dengan kondisi yang cukup berat.

"Pemerintah daerah akan terus melakukan komunikasi dan pendampingan agar mereka tetap mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai," bebernya.

Terkait UPT SDN Sukolilo 1 yang hanya memperoleh satu siswa baru, Lindra menyebut, hal itu merupakan dinamika dalam proses penerimaan peserta didik.

Baca juga: MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 18 Tuban Ditunda Imbas Pembangunan Gedung belum Rampung

Namun tak menutup mata, Pemerintah Kabupaten Tuban, akan terus melakukan penataan ke depan dan lakukan evaluasi. 

"Yang terpenting saat ini anak-anak tersebut bisa bersekolah terlebih dahulu. Untuk penataan ke depannya akan terus kami evaluasi," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.