TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo terus mendorong peningkatan produktivitas tebu melalui program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal Tebu. Program yang merupakan bagian dari upaya mendukung target swasembada gula nasional itu menawarkan bantuan bibit gratis hingga biaya garap bagi petani di wilayah kerja perusahaan.
Program tersebut menyasar petani tebu di wilayah kerja PG Ngadiredjo yang meliputi Kecamatan Ngancar, Wates, Kandat, Ngadiluwih, Kras, dan Ringinrejo di Kabupaten Kediri, serta sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang.
General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, mengatakan program ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan Kementerian Pertanian RI sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu.
Menurut Faiz, petani yang mengikuti program akan memperoleh bantuan bibit tebu gratis sebanyak 60.000 mata bibit per hektare.
Baca juga: Kegiatan MPLS di SDN Kalimanis 4 Doko Blitar Tetap Berjalan Meski Tidak Dapat Siswa Baru
Selain itu, petani juga mendapatkan bantuan biaya garap sebesar 40 Hari Orang Kerja (HOK) per hektare, sehingga dapat meringankan biaya awal penanaman.
"Kami memberikan bantuan dana yang setara dengan upah 40 hari kerja orang untuk setiap satu hektare lahan tebu. Harapannya, petani lebih semangat melakukan bongkar ratoon sehingga produktivitas meningkat," kata Faiz, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, program bongkar ratoon bertujuan mengganti tanaman tebu ratoon yang sudah menurun produktivitasnya dengan tanaman baru yang memiliki potensi hasil lebih tinggi.
Dengan regenerasi tanaman tersebut, produksi tebu diharapkan menjadi lebih optimal, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petaniFaiz menilai keberhasilan program ini juga akan berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya mewujudkan swasembada gula nasional.
"Ayo ikuti program bongkar ratoon ini. Manfaatkan seluruh fasilitas yang disediakan agar produksi tebu semakin melimpah dan bersama-sama kita mendorong swasembada gula nasional," ajaknya.
Sementara itu, Manager Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, mengimbau seluruh petani tebu di wilayah kerja PG Ngadiredjo segera mendaftarkan lahannya untuk mengikuti program tersebut.
"Proses pendaftarannya sangat mudah. Petani cukup berkoordinasi dengan petugas di wilayah masing-masing agar bisa segera mendapatkan pendampingan dan fasilitas program CPCL Bongkar Ratoon," kata Sabar.
Untuk memudahkan pendaftaran, petani di wilayah Kediri dapat menghubungi petugas Dita di nomor 0822-4343-9099, wilayah Blitar menghubungi Aries di 0852-3534-6002, dan wilayah Malang menghubungi Dafa di 0821-5355-9989.
"Kami berharap program ini mampu mempercepat regenerasi kebun tebu sekaligus meningkatkan produktivitas di wilayah kerja PG Ngadiredjo," ujarnya.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)