SAR Gabungan Evakuasi Turis China yang Tewas Tenggelam di Pulau Kelor dari Kedalaman 23 Meter
Cristin Adal July 15, 2026 09:47 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tari Rahmaniar

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO –  Tim SAR gabungan menemukan wisatawan asal China, Sha Gingyang (30), yang hilang saat snorkeling di perairan Pulau Kelor, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (15/7/2026). Korban ditemukan meninggal dunia di kedalaman sekitar 23 meter pada pukul 16.44 Wita.

Korban ditemukan pada pukul 16.44 Wita oleh tim penyelam gabungan yang terdiri atas Basarnas, Lanal Labuan Bajo, dan P3KOM. Lokasi penemuan berada sekitar 0,21 mil laut dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Penyelam Lanal Labuan Bajo, Lettu Laut (S) Y. Lamek Koranglawang, mengatakan korban ditemukan dalam posisi terlentang di dasar laut dan masih mengenakan perlengkapan snorkeling lengkap, termasuk masker yang masih terpasang.

"Korban kami temukan pada menit ke-22 penyelaman. Posisinya terlentang di dasar laut pada kedalaman sekitar 23 meter," kata Lamek, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Mau Snorkeling di Pulau Kelor Labuan Bajo? Simak Tips Aman saat Snorkeling

Menurut dia, jasad korban telah bergeser ke arah palung laut. Pergerakan tersebut diduga dipengaruhi arus bawah laut yang cukup kuat di lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan operasi pencarian dilakukan dengan metode penyelaman setelah tim SAR gabungan berhasil memetakan lokasi korban.

"Korban berhasil ditemukan sekitar setengah jam sejak operasi penyelaman dimulai. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk diserahkan kepada pihak medis dan kepolisian," ujarnya.

Koordinator Pos SAR Manggarai Barat menjelaskan, kedua wisatawan asal China tersebut mulai melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor sekitar pukul 12.00 Wita. Saat berada di laut, keduanya diduga dihantam gelombang tinggi hingga tenggelam.

Sekitar pukul 12.45 Wita, korban lainnya, Guo Xingyou, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Wisatawan yang berada di sekitar lokasi bersama Tim SAR gabungan segera memberikan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) selama proses evakuasi menuju Pelabuhan Labuan Bajo.

Baca juga: 2 Turis China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Pulau Kelor Labuan Bajo, Diduga Terseret Gelombang

Setibanya di RSUD Komodo Labuan Bajo, Guo Xingyou langsung mendapat penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Sementara itu, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap Sha Gingyang dengan menyisir lokasi kejadian menggunakan perahu SAR. 

Tim juga berkoordinasi dengan nelayan serta unsur potensi SAR lainnya untuk memperluas area pencarian. Sha Gingyang akhirnya ditemukan sekitar 0,21 mil laut dari titik awal kejadian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum dibawa ke RSUD Komodo untuk diserahkan kepada pihak medis dan kepolisian.

Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT, Satpolairud Polres Manggarai Barat, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manggarai Barat, KKP Labuan Bajo, serta P3KOM.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 500 PK milik Pos SAR Manggarai Barat, satu unit speed boat KSOP Labuan Bajo, dan satu unit speed boat Polair Labuan Bajo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.