Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Sebanyak delapan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur segera diluncurkan setelah dinyatakan siap memenuhi persyaratan operasional.
Dandim 0408/Bengkulu Selatan Letkol Inf Angga Anugrah menjelaskan, dari delapan gedung yang akan di-launching, tujuh berada di Kabupaten Bengkulu Selatan dan satu gedung berada di Kabupaten Kaur.
Saat ini, seluruh gedung yang akan diluncurkan mulai dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Perlengkapan yang telah tersedia di antaranya rak dan mebel yang sudah dipasang di masing-masing lokasi.
Sementara itu, kebutuhan kendaraan operasional akan dipenuhi secara bertahap, seperti truk.
Selain itu, fasilitas pendukung berupa listrik, air bersih, dan jaringan internet juga mulai dipenuhi sesuai persyaratan yang ditetapkan PT Agrinas agar operasional KDMP dapat berjalan optimal.
“Untuk gedung yang lainnya akan kami usahakan segera dilengkapi sehingga dapat dijadwalkan untuk launching,” ujar Letkol Inf Angga Anugrah saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (15/7/2026).
Selain masih ada gedung yang belum rampung 100 persen, kendala yang dihadapi saat ini adalah penyediaan jaringan listrik.
Menurutnya, penyambungan listrik tidak dapat dilakukan secara mandiri karena menjadi kewenangan PLN.
Saat ini pihaknya telah mengajukan permohonan pemasangan, namun prosesnya masih menunggu tahapan dari pihak PLN.
Baca juga: Bupati dan BPBD Bengkulu Selatan Koordinasi ke BNPB, Fokus Penanganan Jalan Maras
“Kami sudah mengajukan, tetapi dari pihak PLN penyediaannya masih melalui proses lelang. Insyaallah bulan ini bisa segera dilengkapi. Kapasitas listrik yang dibutuhkan mencapai 16.600 VA, sementara di wilayah Bengkulu Selatan dan Kaur rata-rata kapasitas yang tersedia masih di bawah itu,” ungkap Angga.
Hingga saat ini terdapat sekitar 74 bangunan KDMP di wilayah Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur yang masih dalam tahap penyelesaian.
Menurutnya, seluruh bangunan harus memenuhi persyaratan dasar berupa ketersediaan listrik, air bersih, dan jaringan internet sebelum dapat dioperasikan.
“Jadi kami tidak melakukan launching secara serentak. Kami masih menunggu perlengkapan penunjang seperti truk, alat pemadam kebakaran, AC, CCTV, dan fasilitas lainnya yang akan dipenuhi secara bertahap selama bulan Juli,” tegasnya.
Berharap progres pembangunan dan pemenuhan sarana pendukung KDMP dapat terus berjalan sesuai target.
Ia optimistis kehadiran Koperasi Desa Merah Putih akan mempermudah masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di tingkat desa melalui layanan koperasi yang lebih dekat dan mudah diakses.