WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Advokat muda Yuenchi Arwindi akhirnya buka suara terkait berbagai informasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan dirinya dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Yuenchi menegaskan bahwa seluruh informasi yang menghubungkan dirinya dengan Febrie Adriansyah tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta.
Klarifikasi tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diberikan kepada kumparan pada Rabu (15/7/2026).
Dalam pernyataannya, Yuenchi menyebut dirinya merasa dirugikan oleh berbagai unggahan dan narasi yang beredar di sejumlah platform media sosial.
Menurut dia, informasi tersebut telah membentuk persepsi yang keliru di tengah masyarakat serta berpotensi mencemarkan nama baiknya sebagai seorang profesional di bidang hukum.
"Saya menegaskan bahwa informasi yang mengaitkan saya dengan Bapak Febrie Adriansyah adalah tidak benar. Saya tidak memiliki hubungan sebagaimana yang dinarasikan dalam berbagai unggahan yang beredar di media sosial," ujar Yuenchi dalam video klarifikasinya.
Belakangan, nama Yuenchi Arwindi ramai diperbincangkan di ruang digital setelah muncul sejumlah unggahan yang mengaitkannya dengan Febrie Adriansyah.
Isu tersebut berkembang di tengah sorotan publik terhadap berbagai perkembangan hukum yang menyeret nama mantan Jampidsus itu.
Namun demikian, Yuenchi menegaskan bahwa dirinya tidak dapat menerima penyebaran informasi yang menurutnya tidak didukung fakta dan hanya bersumber dari spekulasi.
Karena itu, ia memutuskan untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap menyebarkan informasi tersebut.
"Saya akan menempuh jalur hukum terhadap akun maupun pihak yang menyebarkan informasi tidak benar dan merugikan nama baik saya," katanya.
Menurut Yuenchi, kebebasan berekspresi di ruang digital harus tetap disertai tanggung jawab serta penghormatan terhadap fakta.
Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Pernyataan klarifikasi tersebut sekaligus menjadi respons resmi Yuenchi atas berbagai tudingan yang beredar dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai akun atau pihak mana saja yang akan dilaporkan oleh Yuenchi kepada aparat penegak hukum.
Kasus ini kembali menjadi pengingat mengenai pentingnya verifikasi informasi di era media sosial.
Di tengah derasnya arus informasi digital, tuduhan atau narasi yang belum teruji kebenarannya dapat dengan cepat menyebar dan berdampak pada reputasi seseorang.
Dengan memberikan klarifikasi secara terbuka, Yuenchi berharap publik memperoleh informasi yang utuh dan tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi yang berkembang di ruang maya.