Media Prancis melontarkan kritik tajam terhadap penampilan tim nasional Prancis setelah mereka disingkirkan oleh Spanyol di babak semifinal Piala Dunia.
Les Bleus, yang sebelumnya dijagokan untuk merebut gelar ketiga mereka di turnamen ini, gagal menembus pertahanan Spanyol yang sangat terorganisir. Gol Mikel Oyarzabal dari titik penalti dan tambahan gol dari Pedro Porro memastikan kemenangan La Roja, sementara lini serang bertabur bintang Prancis tak mampu berbuat banyak.
Skuad juara Eropa asuhan Luis de la Fuente kini akan menghadapi pemenang antara Inggris dan Argentina, yang akan bertemu pada Rabu malam, di partai final hari Minggu.
Penampilan Prancis mendapat kecaman keras dari media nasional. Harian L’Equipe menampilkan foto Kylian Mbappe dengan ekspresi kecewa di halaman depan disertai judul “Bintang yang Berlalu”.
Le Parisien juga menampilkan gambar Mbappe bersama tajuk “Jatuh dari Ketinggian”, dengan keterangan: “Ketinggalan sejak babak pertama, Les Bleus tak pernah menemukan cara untuk menembus kekuatan Spanyol.”
Le Figaro menulis: “Spanyol mengakhiri mimpi Les Bleus,” sementara Ouest France menggambarkan kekalahan itu sebagai “akhir dari mimpi Amerika”, menunjukkan foto Mbappe yang menutupi wajahnya karena kecewa.
Beberapa pemain mendapat sorotan negatif dari media Prancis, dengan tiga pemain hanya mendapatkan nilai dua dari sepuluh dari L’Equipe.
Tiga pemain tersebut adalah Michael Olise (Bayern Munich), Lucas Digne (Aston Villa) — yang menyebabkan penalti setelah menendang Lamine Yamal ketika mencoba menguasai bola — serta Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain). Ketiganya mendapat penilaian yang sama.
Koran tersebut menilai Dembele sebagai “kekecewaan besar”, menulis: “Awalnya bermain di kanan, lalu dipindahkan ke tengah setelah setengah jam, tak ada yang berubah: pemenang Ballon d’Or ini melakukan hampir segalanya dengan salah. Seiring waktu berjalan, dia semakin menghilang hingga nyaris tak terlihat. Sebuah kekecewaan besar.” Sementara Digne dikritik karena “sundulan yang tidak terkontrol dan pelanggarannya terhadap Lamine Yamal”: “ia membuat dua kesalahan yang berujung pada penalti.”
Olise juga tidak luput dari kritik meskipun sebelumnya tampil impresif sepanjang turnamen, dengan L’Equipe menulis: “Setelah tampil begitu baik di pertandingan-pertandingan sebelumnya, kali ini ia jatuh sangat dalam.”
Kapten sekaligus penyerang utama Prancis, Mbappe, mendapat nilai tiga, dengan catatan: “Ia sering terlihat terisolasi dan berusaha melakukan segalanya sendiri, tanpa hasil.”
Mbappe juga tak menutupi kekecewaannya terhadap performa tim, mengatakan setelah pertandingan: “Terlalu banyak kesalahan teknis. Kami tidak tahu bagaimana menyulitkan mereka saat dibutuhkan. Seharusnya kami yang mengubah keseimbangan permainan, dan di situlah kami gagal.”