Kabar Seputar Parasit yang Membingungkan 34 Negara Bagian Amerika
Hasiolan Eko P Gultom July 15, 2026 11:36 PM

Kabar Seputar Parasit yang Membingungkan 34 Negara Bagian Amerika

 

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menghadapi wabah parasit yang membingungkan otoritas kesehatan di sebagian besar negara bagian.

Disebut "membingungkan" karena merujuk pada gejala yang dapat hilang lalu kambuh kembali serta sulitnya pelacakan sumber kontaminasi. 

Wabah tersebut adalah siklosporiasis, penyakit yang disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis.

Baca juga: Banyolan Ala Trump: Bikin Syok Sekutu Arab Lalu Batalkan Tarif 20 Persen Selat Hormuz

Tak tanggung-tanggung, lebih dari 7.000 kasus terkonfirmasi dengan suspek dilaporkan di 34 negara bagian, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Otoritas kesehatan menyebut wabah ini diduga berkaitan dengan konsumsi produk segar yang terkontaminasi, seperti sayuran hijau, rempah-rempah, dan berbagai jenis buah beri.

Kontaminasi dapat terjadi melalui air irigasi yang tidak bersih atau proses pencucian yang tidak memadai sebelum produk dikonsumsi.

Mual Muntah yang Hilang Timbul

Gejala utama penyakit ini meliputi diare berkepanjangan, kehilangan nafsu makan, kelelahan, mual, muntah, dan demam.

Salah satu karakteristik siklosporiasis adalah gejalanya dapat mereda, kemudian muncul kembali setelah beberapa hari.

Asosiasi Medis Amerika mengingatkan bahwa pola gejala yang kambuh tersebut dapat membuat pasien mengira telah sembuh, sehingga penanganan medis sering terlambat dilakukan.

Seiring meningkatnya jumlah kasus, otoritas kesehatan mengerahkan tim keamanan pangan untuk menelusuri sumber kontaminasi di pertanian, fasilitas pengemasan, hingga rantai distribusi makanan.

Investigasi dilakukan karena sumber pencemaran diduga dapat melibatkan lebih dari satu negara bagian.

Pemerintah juga mengintensifkan kampanye edukasi kepada masyarakat agar mencuci produk segar secara menyeluruh, memasak bahan pangan yang memungkinkan untuk dimasak, serta lebih berhati-hati saat mengonsumsi makanan di luar rumah.

Meski penyakit ini umumnya tidak mengancam jiwa, penyebarannya menjadi perhatian karena sumber penularannya sulit diidentifikasi.

Tidak seperti virus yang menyebar antarmanusia, siklosporiasis ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi parasit.

Wabah ini juga mendorong sejumlah institusi, termasuk tim olahraga di wilayah terdampak, meningkatkan pengawasan terhadap keamanan pangan untuk mencegah gangguan kesehatan pada atlet.

Menurut CDC, kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan keamanan pangan di seluruh rantai produksi, mulai dari lahan pertanian hingga makanan yang disajikan kepada konsumen.

 

 

(oln/khbrn/*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.