Perpustakaan Nyi Ageng Serang Sudah Dibuka, Ini Kata Pengunjung
GH News July 16, 2026 11:08 AM
Jakarta -

Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang kembali beroperasi pada 7 Juli 2026 setelah menjalani proses revitalisasi. Baru beberapa hari dibuka, perpustakaan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, itu langsung dipadati pengunjung.

Berdasarkan pantauan detikTravel pengunjung didominasi kalangan Gen Z dan pekerja yang datang untuk mengerjakan tugas maupun pekerjaan dengan laptop. Suasana perpustakaan terlihat ramai sejak pagi hingga sore hari.

Menurut informasi dari pusat informasi perpustakaan, jumlah pengunjung pada tiga hari pertama mencapai sekitar 800 orang di hari pertama, 900 orang di hari kedua, dan 1.000 orang di hari ketiga.

Angka tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat seiring semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui perpustakaan ini telah dibuka kembali. Karena baru beroperasi lagi, banyak pengunjung yang datang untuk pertama kalinya.

Rizki, pengunjung perpustakaan asal Tangerang, mengaku datang karena penasaran setelah melihat banyak video di TikTok yang menampilkan Perpustakaan Nyi Ageng Serang sebagai tempat yang sangat nyaman. Datang untuk mengerjakan tugas, Rizki berpikir perpustakaan akan sepi namun kenyataannya berbanding terbalik.

"Aku kira perpus apalagi baru buka bakal enggak terlalu rame, eh ternyata rame juga," ujar Rizki.

Kesan pertamanya cukup positif. Ia menilai perpustakaan terlihat bersih dan nyaman. "Bersih dan cozy banget. Enggak expect juga di depan ada pameran sejarah literasi," katanya.

Meski begitu, Rizki menilai jumlah tempat duduk masih menjadi kekurangan. Namun, ia mengapresiasi banyaknya colokan listrik yang tersedia. Menurutnya, fasilitas tersebut membuat pengunjung dapat lebih nyaman berlama-lama tanpa perlu khawatir kehabisan daya baterai pada gawai mereka.

"Aku mau datang lagi karena nyaman dan colokannya banyak. Tapi mungkin bakal datang lebih pagi supaya gampang dapat tempat duduk," tambahnya.

Selain Rizki, ada Tasya yang merupakan pengunjung asal Depok, tertarik datang setelah melihat unggahan di media sosial. Ia memanfaatkan waktu libur untuk bersantai di perpustakaan. "Aku lihat di sosmed, bagus banget. Eh bener, tempatnya bagus, nyaman banget," ujarnya.

Tasya juga membagikan tips bagi pengunjung lain yang ingin datang. "Kalau mau langsung masuk, datang di pagi sebelum jam 12 karena aku datang jam 12-an jadi harus antre, tapi antreannya cepat sih," kata Tasya.

Ia berharap kenyamanan perpustakaan tetap terjaga dan fasilitas yang rusak bisa segera diperbaiki. "Aku harap bisa dijaga kenyamanannya, terus kalau nanti ada fasilitas yang rusak bisa segera ditangani," ujarnya.

Sementara itu, Isnaeni Maulida dari Bogor datang karena perpustakaan ini sering muncul di halaman FYP media sosialnya. Ia sempat berekspektasi suasananya akan sepi di weekdays, namun kenyataannya jauh lebih ramai.

Namun hal itu bukan jadi masalah, karena Perpustakaan Nyi Ageng Serang memiliki banyak ruang luas dengan spot duduk yang nyaman untuk berkegiatan. Namun, Isnaeni melihat bahwa penempatan buku dan susunan genre di perpustakaan ini masih terlihat membingungkan.

Ia berharap, baik bagi pengelola dan pengunjung untuk menempatkan buku ke rak yang tepat. Isnaeni juga mengharapkan jumlah komputer untuk ditambah agar bisa lebih banyak orang yang memanfaatkannya.

Isnaeni menilai Perpustakaan Nyi Ageng Serang terletak sangat jauh dari Bogor. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali berkunjung. Antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa Perpustakaan Nyi Ageng Serang kini menjadi salah satu destinasi favorit warga Jakarta untuk produktif di luar rumah. Buat kamu yang penasaran dengan perpustakaan yang sedang viral ini, datang lebih pagi bisa jadi pilihan agar tak perlu antre dan lebih leluasa mencari tempat duduk untuk nugas atau sekadar bersantai.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.