Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sejumlah titik kebocoran pipa air bersih diduga milik PDAM Way Rilau ditemukan di wilayah Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.
Baca juga: Tanggapi Keluhan Warga Soal Galian Pipa, PDAM Way Rilau Turunkan Petugas ke Lokasi
Sedikitnya terdapat empat titik kebocoran yang berada di sepanjang Jalan Blora dan Gang Sentosa, Kelurahan Segamider, Tanjungkarang Barat, Rabu (15/7/2026).
Kebocoran yang terjadi di tengah musim kemarau itu membuat air bersih terus mengalir ke badan jalan sehingga dikeluhkan warga.
Selain itu, kebocoran juga dilaporkan terjadi di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di dekat kantor Pegadaian.
Seorang warga bernama Soni mengatakan, air dari saluran yang bocor terus mengalir ke badan jalan sehingga terbuang sia-sia.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat disayangkan karena terjadi saat wilayah Bandar Lampung sedang memasuki musim kemarau dan kebutuhan air bersih masyarakat cukup tinggi.
"Sayang airnya banyak mengalir sia-sia ke jalan, sementara sekarang sedang musim kemarau," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Soni mengungkapkan, kebocoran saluran PDAM di Jalan Blora bukan kali pertama terjadi.
Menurut dia, lokasi tersebut sudah beberapa kali mengalami kebocoran.
Ia menduga kerusakan pipa dipicu oleh tingginya beban kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut, terutama truk dan minibus pengangkut muatan.
"Jalan Blora memang sering dilalui truk dan minibus yang membawa muatan, mungkin itu yang menyebabkan pipanya sering bocor," katanya.
Menanggapi laporan tersebut, Humas PDAM Way Rilau, Gunawan, mengatakan pihaknya akan meneruskan informasi itu kepada bagian distribusi untuk dilakukan penanganan.
"Nanti saya teruskan laporannya ke bagian distribusi. Saya konfirmasi dulu ya," kata Gunawan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )