Di Solo, PSI Ungkap Kunjungan Jokowi ke NTT Bakal Diwarnai Acara Kebudayaan
Ryantono Puji Santoso July 16, 2026 02:29 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kunjungan Jokowi ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juli 2026 disebut akan diwarnai acara kebudayaan khas daerah setempat.

Tak hanya itu, dia juga akan menghadiri sejumlah agenda bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum PSI Ronald Sinaga atau Bro Ron usai bertemu Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (15/7/2026).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk mencocokkan jadwal kunjungan ke NTT.

“Rencana kami dan Bapak untuk turun lagi. Kemarin ke Lampung, minggu depan ke NTT. Akhir bulan ke NTT,” ujarnya.

Ronald mengatakan teknis kunjungan masih disusun.

Namun, Jokowi dipastikan akan mengunjungi lebih dari satu lokasi selama berada di NTT.

“Teknisnya masih diatur. Yang pasti lebih dari satu titik,” terangnya.

KUNJUNGI JOKOWI. Waketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron mengunjungi kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo pada Rabu (15/7/2026) untuk mencocokkan jadwal. Jokowi dijadwalkan ke NTT.
KUNJUNGI JOKOWI. Waketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron mengunjungi kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo pada Rabu (15/7/2026) untuk mencocokkan jadwal. Jokowi dijadwalkan ke NTT. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Basis Kuat di Wilayah Timur

Menurut Ronald, NTT dipilih sebagai salah satu tujuan safari karena Jokowi memiliki basis dukungan yang kuat di wilayah Indonesia Timur.

“Semua tahu di Timur suara Bapak sangat bagus,” tuturnya.

Selain menghadiri agenda yang disiapkan PSI, Jokowi juga menerima banyak undangan dari masyarakat setempat yang kini masih diseleksi.

Baca juga: Jokowi Bersiap Safari ke NTT Akhir Juli, Bro Ron Datangi Kediamannya di Solo

“Undangan dari masyarakat banyak sekali. Kita harus pilih. Ada undangan dari PSI, ada undangan dari masyarakat juga,” katanya.

Ronald juga mengungkapkan kemungkinan adanya agenda kebudayaan selama kunjungan Jokowi di NTT.

Ia menyebut kegiatan tersebut bisa menjadi bagian dari rangkaian acara, sebagaimana saat kunjungan Jokowi ke Lampung yang diwarnai prosesi adat menginjak kerbau dan sempat memunculkan berbagai tafsir.

“Lihat aja. Mungkin seperti kemarin, mungkin ada kerbaunya tapi dianggap lain,” ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.