BATAM, TRIBUNBATAM.id - Suara gemuruh pesawat jet tempur menggema di langit Batam, Kamis (16/7/2026) pagi.
Kondisi itu sontak membuat warga geger, apalagi yang tinggal di wilayah Batam Center.
Suara menggelegar terdengar sangat dekat di atas atap bangunan. Warga sontak berbondong-bondong keluar rumah untuk menyaksikan langsung manuver pesawat itu.
Sebagian warga bahkan sempat mengira suara itu berasal dari kilat dan petir. Tak sedikit pula yang langsung mengabadikan momen langka itu.
"Kaget dibuatnya, suaranya bergemuruh. Eh, ternyata ada pesawat tempur di atas, pas keluar rumah sudah jauh gak sempat foto," ujar Yinta, warga Batam Center.
Tidak hanya warga Batam Center, warga lainnya di Nongsa juga mengungkapkan hal yang sama. Mereka kaget mendengar suara dan manuver pesawat tempur.
Terkait kejadian tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Indra Alexander Yosef Lessy menyampaikan aktivitas tersebut merupakan latihan integrasi TNI.
“Itu latihan integrasi, Pesawat Rafale dari Skadron 12, Pekanbaru,” ujar Danlanud.
Dalam latihan itu, ada beberapa unit jet tempur jenis Rafale dikerahkan untuk persiapan di Dabo Singkep.
"Kami mau ada latihan integrasi TNI di Dabo Singkep Lingga. Pesawat Rafale salah satu aset udara yang terlibat," katanya.
Untuk waktu pelaksanaan latihan, masih menunggu arahan mabes dan sedang dirapatkan.
Sebagai informasi, Dassault Rafale adalah pesawat tempur jet omnirole bermesin ganda dan bersayap delta kanard buatan Dassault Aviation, Prancis.
Pesawat ini dikenal sebagai jet tempur generasi 4,5, pesawat ini mampu melakukan berbagai misi mulai dari superioritas udara, pengintaian, hingga serangan presisi. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)