TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prakiraan cuaca resmi untuk wilayah Provinsi Papua Barat pada hari Jumat, 17 Juli 2026.
Menjelang akhir pekan ini, analisis dinamika atmosfer di wilayah Indonesia Timur menunjukkan adanya pergerakan massa udara basah yang cukup signifikan di sekitar perairan Papua Barat, yang berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan.
Bagi masyarakat setempat, khususnya yang memiliki mobilitas tinggi, pelaku sektor transportasi laut, serta pekerja lapangan, pembaruan informasi cuaca harian ini menjadi acuan penting untuk mengantisipasi potensi kendala cuaca di jalan maupun di laut.
Kondisi cuaca di setiap kabupaten di wilayah Papua Barat besok diproyeksikan cukup beragam dan menuntut perhatian dari warga di masing-masing daerah.
Wilayah pusat pemerintahan di Manokwari diprediksi akan mengawali hari dengan kondisi langit yang mendung berawan tebal, disusul dengan potensi turunnya hujan ringan pada siang hingga menjelang sore hari.
Pola cuaca serupa yang didominasi mendung dan hujan lokal berdurasi singkat juga membayangi wilayah Manokwari Selatan serta Kabupaten Teluk Wondama.
Di sisi lain, wilayah dataran tinggi Pegunungan Arfak perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap suhu udara yang cenderung dingin disertai potensi kabut pebal pada pagi hari serta curah hujan dengan intensitas sedang pada sore hari.
Sementara itu, untuk area pesisir barat dan selatan yang meliputi Teluk Bintuni, Kaimana, dan Fakfak, kondisi cuaca diperkirakan akan berfluktuasi dari cerah berawan di siang hari hingga berubah menjadi hujan ringan pada malam hari.
Sehingga para nelayan tradisional diimbau untuk terus memantau pergerakan arah angin dan tinggi gelombang laut.
Berikut adalah rincian lengkap prakiraan cuaca per kabupaten di Papua Barat untuk hari Jumat, 17 Juli 2026:
1. Manokwari
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Ternate Jumat, 17 Juli 2026: Moti Berawan, Pulau Hiri Udara Kabur
2. Manokwari Selatan
3. Pegunungan Arfak
4. Teluk Bintuni
5. Teluk Wondama
6. Kaimana
7. Fakfak
(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)