Rumah di Plosoklaten Kediri Hangus Diduga Dibakar Mantan Suami, Kerugian Tembus Rp 1 Miliar
Eko Darmoko July 16, 2026 04:35 PM

Laporan Isya Anshori

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN KEDIRI - Sebuah rumah di Dusun Mangunrejo, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri hangus terbakar, Kamis (16/7/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut diduga dipicu unsur kesengajaan oleh mantan suami pemilik rumah.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.08 WIB.

Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Pare langsung diterjunkan ke lokasi usai menerima laporan dari warga pada pukul 02.05 WIB.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan petugas bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 02.20 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.

"Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi dengan satu unit armada Damkar Pos Pare berkapasitas 5.000 liter bersama enam personel."

"Api berhasil dipadamkan sesuai prosedur sehingga tidak merembet ke bangunan lain," jelas Kaleb kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (16/7/2026).

Dibakar Mantan Suami

Berdasarkan laporan awal petugas, kebakaran diduga dilakukan dengan sengaja oleh mantan suami korban yang datang ke lokasi sebelum api berkobar.

Sebelum kebakaran terjadi, terduga pelaku diduga menyiramkan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke sebuah sepeda motor yang berada di rumah tersebut.

Kobaran api kemudian dengan cepat membesar hingga membakar sebagian besar bangunan rumah.

Kaleb menjelaskan, dugaan penyebab kebakaran tersebut masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari aparat kepolisian.

Sementara petugas Damkar berfokus pada proses pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas.

"Dugaan sementara berdasarkan informasi di lapangan memang ada unsur kesengajaan."

"Namun, untuk memastikan penyebab dan penanganan hukumnya menjadi kewenangan pihak kepolisian," jelasnya.

Baca juga: Diduga Tersengat Listrik Magic Com, Perempuan di Kediri Ditemukan Meninggal dalam Rumahnya

Akibat kejadian itu, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 1 miliar.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai kurang lebih Rp 200 juta dari amukan api.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 04.30 WIB.

Setelah api benar-benar padam, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kaleb mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada petugas apabila mengetahui adanya potensi kebakaran maupun tindakan yang membahayakan keselamatan.

Menurutnya, respons cepat dari warga menjadi faktor penting untuk meminimalkan dampak kebakaran.

"Pencegahan dan pelaporan cepat sangat membantu petugas."

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono menambahkan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dugaan unsur kesengajaan pembakaran hingga berakibat fatal.

"Sampai saat ini masih diproses," ucapnya.

Baca juga: Problem Kopdes di Pare Kediri, Stok Barang Lambat hingga Status Karyawan Belum Jelas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.