Final Piala Dunia 2026 Tak se-Dramatis Semifinal Siapapun Juaranya Barcelona Pemenangnya
Ilham Mulyawan July 16, 2026 04:47 PM

Oleh:
Danni Irawan / Pemerhati Sepak Bola

TRIBUN-SULBAR.COM - Menarik disimak semifinalis pada piala dunia 2026 ini adalah keempat negara berada posisi teratas rangking sepak bola dunia.

Empat negara itu di antaranya Argentina, Spanyol, Pranscis dan Inggris (4).

Baca juga: Mahasiswa Demo di Depan Polresta Mamuju, Bakar Ban dan Tuntut Kapolresta Dicopot

Baca juga: Isu Miring Terpa Eks Jampidsus Febrie, Advokat Muda Asal Lampung Disebut Jadi Wanita Simpanan

Spanyol maupun Argentina kemudian memastikan maju ke babak final piala dunia 2026, setelah menyingkirkan lawan-lawannya di semi final, Spanyol mengalahkan Prancis 2 – 0, Argentina mengalahkan Inggris 2 - 1.

Siapapun yang memenangkan pertandingan pada Final Piala Dunia 2026, kemungkinan tidak akan sedramatis pertandingan babak semi final, yaitu ketika Spanyol mengalahkan Prancis dan Argentina mengalahkan Inggris.

Sepak bola Spanyol tidak bisa dipisahkan dari kontribusi pemain-pemain asal Argentina, kedua negara memiliki ikatan emosional yang sangat kuat, karena sebagian besar negara-negara Amerika Latin termasuk Argentina adalah negara-nagara yang awalnya didirikan oleh Kerajaan Spanyol.

Kemudian negara-negara tersebut merdeka dari negara induknya, yaitu Kerajaan Spanyol.

Real Madrid maupun Barcelona pernah berjaya dengan adanya pemain asal Argentina. 

Mantan Pemain Makassar Utama di era Galatama, Danni Irawan
Mantan Pemain Makassar Utama di era Galatama, Danni Irawan (Ist)

Tahun 50an Legenda Real Madrid Alfredo De Stefano adalah kelahiran Buenos Aires Argantina, kemudian menjadi warga negara Spanyol. 

Selanjutnya Diego Armando Maradona, Salah satu legenda sepak bola terbesar dunia pernah juga membesarkan Barcelona. 

Terakhir adalah Lionel Messi, pemain kelahiran Rosario Argentina ini, memulai kariernya di Academi La Masia Barcelona sejak masih berusia 13 tahun, kemudian mulai dipercaya membela Klub Barcelona sejak usia 16 tahun. 

Messi menghabiskan sebagian besar karier sepak bolanya di Spanyol yang menghasilkan 7 Ballon D’or dan puluhan prestasi lainnya, baik  kompetisi antar klub di Spanyol, Liga Champion maupun piala dunia antar klub. 

Sehingga, sangat sulit memprediksi siapa yang akan menjuarai Piala Dunia 2026, karena kedua finalis telah sama-sama saling mengenal cara bermain kedua negara. 

Messi yang dibesarkan oleh Barcelona, pasti sangat mengenal cara bermain Spanyol yang saat ini kerangka timnya mayoritas pemain Barca. 

Demikian pula Spanyol, mereka juga pasti sangat mengenal cara bermain Messi dan mengetahui cara membendungnya.

Dalam perjalanan menuju final kedua negara telah menunjukkan permainan luar biasa, Spanyol bermain solid dengan kekompakan timnya dari lini belakang sampai kedepan, dengan mengandalkan ball possion lini perlini (sistim blok) dengan pengaturan jarak antar pemain tetap terjaga (tidak terputus).

Sedangkan Argentina bermain dengan sisi sayap untuk membongkar pertahanan lawan. 

Keunggulan Argentina pasti faktor Messi, setiap Messi menguasai bola, maka bisa dipastikan minimal akan ada 2 pemain yang mengawalnya, sehingga Spanyol akan meninggalkan ruang-ruang kosong, salah satu contohnya adalah bola yang dicetak oleh Fernandes pada menit ke 85 ketika menghadapi Inggris, bola berasal dari Messi yang mengecoh 2 pemain Inggris, back kiri Spence (25) dan Anderson (8), gelandang Inggris yang meninggalkan posisinya untuk melapis Spence meninggalkan ruang kosong bagi Fernades. 

Fernandes kemudian dengan bebas dapat menshot bola dan menjadi gol. Bellingham yang sudah terlanjur turun kebarisan pertahanan berusaha menutup lubang yang ditinggalkan oleh Anderson, namun terlambat.

Keunggulan Argentina juga adalah goal getter kelas satu dunia disamping Messi, ada Lotaro Martines, Kapten Inter Milan yang menjadi top skor Liga Italia ditahun 2023/2024. 

Beberapa kali Lotaro Martines juga menjadi penentu kemenangan Argentina pada Piala Dunia kali ini. 

Demikian pula dengan Julian Alvares juga adalah pencetak goal di Atletico Madrid Spanyol. 

Kelebihan dan Kekurangan

Argentina juga mempunyai gelandang muda yang juga sering mencetak goal dari jarak jauh. Hal ini yang menjadikan Argentina sebagai kesebelasan paling subur di Piala Dunia 2026, yaitu 17 gol, namun kebobolan 6 gol.

Sedangkan Spanyol adalah tim dengan pertahanan yang dianggap sangat solid, kebobolan hanya 1 gol selama Piala Dunia 2026 berlangsung, namun jumlah gol yang diciptakannya hanya 11 gol, terendah dari semi finalis lainnya. 

Kalau pun Spanyol tidak memiliki goal getter sebanyak Argentina, namun melihat statistik diatas Spanyol adalah tim yang sangat sulit dikalahkan. 

Mereka juga memiliki Lamine Yamal, pemain yang memiliki kecepatan dan skil yang hampir setara Messi, mereka juga memiliki Rodri Kapten Spanyol yang juga Kapten Mancester City adalah peraih Ballon D’or tahun 2024. 

Rodri adalah pemain Tengah yang sangat tangguh, memiliki pengalaman dalam mengatur irama permainan Spanyol. 

Juga ada Almo, pemain Barca yang juga dilahirkan oleh Lamasia ini adalah salah satu creator lapangan tengah terbaik dunia saat ini.

Apabila kedua kesebelasan berada pada performa terbaiknya, maka akan sulit diprediksi siapa yang akan menjuarai piala dunia 2026. 

Kedua negara memiliki akar yang sama bukan hanya rakyat kedua negara, namun juga para pemain sepak bolanya. Bravo Piala Dunia 2026 ! (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.