Tabung Gas Meledak di Warung Bakso di Dalung Bali, Satu Keluarga Alami Luka Bakar
Putu Kartika Viktriani July 16, 2026 06:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA — Sebuah warung bakso di Jalan Perum Dalung Permai, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali ludes terbakar akibat ledakan tabung gas melon pada Rabu 15 Juli 2026 malam.

Akibat kejadian itu pemilik warung yang berjumlah tiga orang  mengalami luka bakar hingga dilarikan ke Rumah Sakit.

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan kejadian kebakaran itu begitu cepat.

Pasalnya api mendadak besar akibat bocornya tabung gas yang berlokasi didapur belakang warung.

"Korban ini bapak, ibu, dan anak. Sampai saat ini mereka  masih menjalani perawatan di rumah sakit," kata Kompol Sukadana  Kamis 16 Juli 2026.

Kronologi Kejadian

Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 20.30 Wita.

Seluruh bangunan warung dan isinya ludes. Kebakara, bermula saat sang ayah, SO (53), sedang memasak di area depan warung makan tersebut. 

Sementara itu, istrinya, S.F (61), bersama sang anak, M.F (22), tengah sibuk membenahi tabung gas ukuran 3 kilogram.

Tabung tersebut yang diduga bocor di dapur bagian belakang.

 

"Ibu dan anaknya ini memang perbaiki tabung gas yang bocor di dapur belakang. Baunya menyengat. Tiba-tiba muncul kilatan api dari arah depan, terbawa angin menyambar gas yang bocor sampai memicu api," jelas Sukadana.

Ledakan yang kencang itu sempat mengagetkan warga sekitar, termasuk seorang saksi bernama Yatul (44) yang sedang menjaga toko pakaian, persis di sebelah lokasi kejadian.

Baca juga: Hasil Otopsi WNA Australia Akhiri Hidup di Vila Jimbaran Bali: Cedera Otak Akibat Mati Lemas

Selain suaranya yang keras juga ada getaran kuat akibat ledakan tersebut membuat sejumlah warga dan saksi langsung bergegas keluar dan memeriksa keadaan.

"Begitu saksi keluar, anak pemilik warung sudah minta tolong dengan kondisi baju robek-robek. Badannya penuh luka bakar," jelas Sukadana.

Saat warga mulai berdatangan, kobaran api sudah membesar dan melalap bagian dalam warung bakso tersebut.

Dua saksi warga, Yatul dan R. Nurhadi (41), bersama warga sekitar langsung mengevakuasi ketiga korban ke ambulans serta berusaha memadamkan api.

"Warga sempat bahu-membahu menyiramkan air pakai ember seadanya di depan toko. Api telanjur besar dan sulit dikendalikan. Mereka akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api," papar Sukadana.

Tiga unit mobil pemadam dari Dinas Kebakaran Kabupaten Badung langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Seluruh korban yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, kini tengah dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada akibat luka bakar yang cukup parah. 

Adapun kondisi fisik warung dilaporkan rusak berat dan kerugian materiil masih belum bisa dipastikan.

Sementara Korban S.F mengalami luka bakar paling parah hingga 90 persen, anaknya M.F luka bakar 80 persen, sedangkan suaminya SO luka bakar 60 persen. 

"Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan. Saat ini fokus kami adalah penanganan medis para korban," imbuh Sukadana.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.